Karena itu, ia dan kakaknya menghubungi tim (sesama pengusaha rental mobil) untuk menarik mobil tersebut. Sebab sudah ada indikasi yang tidak baik atau tidak beres dari mobilnya.
“Jadi, kami berangkat dari Rajeg 7 orang untuk menarik mobil tersebut di daerah Saketi, Pandeglang,” tuturnya.
Mobil itu ketemu. Namun yang disayangkan pada saat akan menarik mobil tersebut, mobil sudah dipindah tangankan ke orang lain, alias digadaikan.
Diduga mobilnya sudah digelapkan atau digadaikan oleh Ajat Sudrajat. Yang sangat disayangkan lagi kata Rizky, ternyata yang pegang mobilnya mempunyai senjata api dan mengklaim anggota TNI. Itu sangat disayangkan sekali.
“Kami warga sipil, tidak punya apa-apa, tidak bawa apa-apa, ditodong pistol. Pada saat pengambilan kita ditodong senjata orang yang mengaku anggota TNI itu, lantas kami mundur dahulu, membiarkan mobil tersebut dibawa pergi dengan dikawal beberapa orang yang naik mobil Sigra. Jadi mobil tersebut memang sudah dikawal dengan mobil Sigra,” tuturnya.











