“Karena di musim hujan ini banyak terjadi genangan air dan saluran air yang tersumbat sehingga itu membuat sarang nyamuk banyak bertambah,” tuturnya.
Dia juga mengaku telah menginstruksikan seluruh pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat secara berkesinambungan sebagai upaya pencegahan dari penyebaran demam berdarah. Termasuk sejumlah penyakit lainnya, seperti batuk pilek, dan penyakit-penyakit musiman lainnya.
“Selain itu kita juga perlu melakukan gerakan menguras, mengubur, dan menutup atau 3M tempat-tempat penampungan air bersih, agar tidak menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti,” ucapnya.
BACA JUGA: Dinkes Kabupaten Serang Mencatat Ada 523 Warga Terkena DBD di 29 Kecamatan
Hal serupa juga dikatakan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Serang Imam Rana Hardiana. Menurutnya langkah-langkah 3M, merupakan kegiatan efektif untuk mencegah DBD.









