“Ini menjadi bekal pengetahuan lain bagi masyarakat. Karena, selain mendapat pengetahuan tentang teori, peserta pelatihan ini juga dibekali langsung tata caranya melalui praktek,” jelasnya.
Selain tata cara pemulasaran jenazah, Agus mengaku pihaknya juga telah memberikan bantuan keranda mayat, tempat memandikan jenazah dan tenda kepada beberapa masjid dan musala.
“Bantuan yang kita berikan paling banyak keranda mayat dan tempat pemandian jenazah. Bantuan ini sesuai permohonan, ada ke TPBU, musala dan masjid,” ungkapnya.
Menurutnya, bagi masyarakat yang menbutuhkan bisa mengajukan kepihaknya. Tahun depan pihaknya akan kembali memberikan bantuan dan jumlahnya tidak jauh berbeda dari tahun ini.
“Smoga bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu memudahkan dalam mensucikan dan mengusung jenazah ke makam, apabila ada warga yang meninggal dunia,” tutupnya. (bud)











