Sementara itu, Plt. BPKAD Kota Tangsel Ekki Herdiana mengatakan, sampai 25 November 2024 realisasi serapan Penggunaan APBD Tangsel sudah mencapai 74,8 persen. “Sudah mencapai 74,8 persen dan angkanya terus maik,” ujarnya.
Ekki menambahkan, APBD Kota Tangsel tahun ini sebesar Rp4,5 triliun. Serapan 74,8 persen tersebut merupakan serapan yang sudah cair, yang sudah dilaksanakan oleh OPD lebih banyak karena sekarang sedang berproses.
“Penutupan tahun anggaran 2024 itu sekitar tanggal 14, 15 atau 16 Desember dan nanti ada surat edarannya,” tambahnya.
Ditempat terpisah, Pj. Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, pada akhir tahun pegawai harus fokus dalam pengelolaan APBD. “Sekarang ini kita berada di penghujung tahun 2024 dan penting untuk memaksimalkan APBD, baik dari sisi pendapatan maupun pembelanjaannya,” ujarnya.
Muktabar mengaku, pihaknya juga menekankan pentingnya mempersiapkan APBD untuk 2025 yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan jangka panjang.











