Jelang Akhir Tahun, Pemprov Banten Mewanti-wanti Kenaikan Harga

Kenaikan Harga
RAPAT: Pj Gubernur Banten Al Muktabar bersama jajaran mengikuti rapat inflasi bersama Kemendagri secara virtual di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (29/10). (CREDIT: PEMOROV BANTEN FOR BANTEN EKSPRES)

Bila terjadi hal sangat ekstrem, pihaknya bisa menggunakan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten.

“Kita mendapatkan insentif dana fiskal dari penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem yang sebagian besar digunakan untuk stok cadangan pangan Provinsi. Menyesuaikan dengan data ideal bagi akses masyarakat yang mencapai 2,5 juta lebih sekitar 300 ton harus ada,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Meski begitu, Al Muktabar optimis pengendalian inflasi di Provinsi Banten khususnya pada komoditas pangan berjalan dengan baik.

BACA JUGA: Terkait Pengendalian Inflasi, Al Muktabar Diminta Kendalikan Fluktuasi Harga

Data nasional, ungkap Al Muktabar, empat komoditas pada 271 daerah lebih yang mengalami pergerakan harga. Yakni bawang putih, daging ayam ras, telur, dan minyak goreng. Dirinya mengaku intens berkomunikasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk data-data terbaru dalam rangka stabilisasi harga.

Pos terkait