“Dugaan sementara ada masalah keluarga,” katanya. Kapolres mengatakan saat dilakukan olah TKP di rumah korban petugas menemukan buku catatan dari salah satu korban.
“Isinya, apabila dia (korban) meninggal dunia nanti warisan bisa diambil oleh keluarganya, disebutkan satu-satu nama-nama penerimanya. Termasuk dituliskan juga korban memiliki utang yang harus diselesaikan. Lalu korban juga meminta dikremasi dengan cara dibakar dan abunya di buang ke laut. Surat tersebut sedang kami dalami siapa diantara keduanya itu yang menulis,” jelasnya.
Lanjut Zain, dugaan sementara adalah masalah keluarga. Namun demikian semua masih terus dalami. Maka itu, Polres Metro Tangerang Kota belum bisa menyimpulkan penyebab pasti.
“Saat ditemukan, posisi jenazah perempuan (istri) ditemukan di atas tempat tidur. Lalu jenazah laki-laki (suami) ditemukan terduduk di kursi di bawahnya ditemukan sebilah pisau,” terang Kapolres.











