Bawaslu Awasi Pengerjaan Coklit, Temukan Pantarlih Tak Profesional

Bawaslu
LANGSUNG: Bawaslu Kabupaten Tangerang langsung melakukan pengawasan pada proses pengerjaan Coklit yang dilakukan Pantarlih dengan turun langsung ke masyarakat.(CRedit: Dok. Bawaslu)

Lanjutnya, meski ditemukan yang bersifat administratif na­mun petugas Pantarlih bekerja dengan mendatangi rumah war­ga atas nama kepanjangan tangan penyelenggara pemilu.

Selain itu, Panwaslu Keca­matan menemukan petugas pantarlih tak memakai atribut saat bertugas mendatangi rumah warga. Temuan ini menjadi catatan tersendiri bagi Bawaslu Kabupaten Tangerang.

Bacaan Lainnya

”Masih ada pantarlih yang tidak memakai atribut saat bertugas. Ini laporan dari teman-teman kecamatan di lapangan saat melakukan pendampingan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Panwaslu Ke­camatan juga menemukan pe­tugas Pantarlih yang belum melek teknologi. Hal itu nampak saat mencocokkan data pemilih dan membuka aplikasi e-Coklit.

Tak hanya itu, handphone yang dipakai petugas Pantarlih juga dibawah standar spesifikasi minimal untuk membuka apli­kasi e-Coklit. Sehingga, petugas kesulitan dan membutuhkan waktu lama untuk melakukan Coklit Pilkada serentak.

”Memang kalau soal IT ke­marin ada beberapa yang pan­tarlih yang belum melek tekno­logi. Kita sarankan untuk meng­ganti karena berkaitan dengan e-Coklit. Tapi rata-rata itu me­reka alatnya yang belum meme­nuhi standar, Handphone yang belum memenuhi standar, ka­rena kan berkaitan dengan e-Coklit, masuk ke e-coklit kalau hp-nya eror dan sinyal yang kurang itu kerap kita temukan,” pungkasnya.(sep)

Pos terkait