“Problem buat atlet menembak junior adalah mental mereka tidak bisa stabil, kita yang harus membuat mereka siap secara mental sehingga bisa masuk secara teknik,” ucap Theodora.
Selain itu kata pelatih menembak Provinsi Banten tersebut adalah faktor cuaca baik saat persiapan maupun tanding. Cuaca saat latihan yang kerap hujan kata Theodora sangat berpengaruh pada kuantitas dan kualitas latihan terutama untuk outdoor.
“Dan saat bertanding atlet yang sudah in dengan pertandingan tiba-tiba kendor lagi kemampuannya karena di tunda akibat hujan. Kita susah menaikkan feeling atlet lagi,” ungkap Theodora.
Sementara itu Ketua Harian Perbakin Kabupaten Tangerang, Fahrurozi mengatakan, hasil dari Cabor menembak berhasil menyumbangkan 3 medali emas, 4 perak dan 3 perunggu patut disyukuri.
“Alhamdulillah, kita dapat menyumbang 10 mendali, Emas 3 mendali, 4 perak dan 3 perunggu,” kata pria yang akrab disapa Ozi.
Ia mengungkapkan, dengan prestasi yang berhasil ditorehkan Perbakin Kabupaten Tangerang pada ajang Popda tersebut menjadi persiapan para atlet-atlet berpotensi Kabupaten Tangerang diajang porprov nantinya.
“Ini bibit kita, dengan target di porprov nanti di Kota Tangerang Selatan tahun 2026,” tandasnya.(apw)











