“Sejauh ini masih aman semua. Kalau ada temuan pasti dilarang melanjutkan perjalanan, dan bisa dilakukan proses rehab. Target kami 30-50 sopir bus,” katanya.
“Nanti kita juga akan melakukan tes urine untuk pilot dan awak penerbangan nanti di tanggal 5 April 2024,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu sopir PO bus Handoyo trayek Merak-Banyuwangi Bagyo mengaku, mendukung dengan adanya kegiatan tersebut. Agar dapat meminimalisir kecelakaan lalu lintas.
“Baik saja ini biar sehat. Saya baru ini diperiksa, nanti di Pulogebang Jakarta diperiksa lagi. Hasilnya baik. Ini sangat bagus dari pada nanti orang mabuk bawa orang kan bahaya. Saya mendukung tentunya dengan kegiatan ini,” kata Bagyo. (mg7)











