Perserang Bungkam PSKC, Cimahi Masih di Zona Degradasi

RICUH: Pemain Perserang dan PSKC Cimahi terlibat duel sengit dan berlanjut dengan keributan usai laga berakhir.(Istimewa)

Usai Laga pelatih Perserang Bonggo Pribadi sedikit kece­wa karena timnya hanya me­nang tipis di laga lawan Cimahi. Padahal, ia menar­getkan bisa menang sedikit­nya 2 gol. Ini untuk menjaga kemasukan dan memasukan gol jika nantinya terjadi nilai sama di klasemen akhir.

“Awalnya saya ingin bisa menang besar. Namun kami tetap bersyukur bisa menang dengan skor 1-0. Ini hasil kerja keras anak-anak di lapangan,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Terkait dua laga tersisa bagi timnya yang merupakan final, Bonggo mengatakan akan menyusun satu persatu strategi guna menghadapi Sada Sumut FC di kandang serta menghadapi Sriwijaya di Palembang.

“Saya terus berikan motiva­si ke pemain bahwa 2 laga tersisa adalah partai krusial. Pemain juga tidak ingin kalah dan bekerja keras agar Perse­rang bisa aman di Liga 2 mu­sim depan,” imbuh Bonggo.

Sementara itu pelatih PSKC Cimahi Khamid Mulyono dalam laga ini mengakui Per­serang tampil lebih bagus. Timnya datang ke Serang untuk bisa mencuri poin namun sayang harus kema­sukan gol di menit 76.

“Kami mampu menahan mereka hingga jelang laga berakhir. Sayang kami kebo­bolan. Banyak peluang yang kami dapatkan namun pe­nam­pilan penjaga gawang mereka bagus dan berhasil menyelamatkan peluang yang kami miliki,” tegasnya. (hendra/apw)

Pos terkait