DPRD Rawan Korupsi, KPK Tekankan Keluarga Benteng Utama Cegah Korupsi

Wakil Ketua KPK RI, Ibnu Basuki Widodo menyampaikan sambutan dalam kegiatan Workshop Integritas dan Antikorupsi Sektor Legislatif Provinsi Banten di hotel Aston Kota Serang, Selasa 27 Oktober 2026.

 

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menekankan peran keluarga sebagai benteng utama pencegahan korupsi di lingkungan DPRD Banten.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK RI, Ibnu Basuki Widodo dalam kegiatan Workshop Integritas dan Antikorupsi Sektor Legislatif Provinsi Banten di hotel Aston Kota Serang, Selasa 27 Oktober 2026.

Ibnu mengatakan, pemberantasan korupsi tidak hanya soal penindakan, tapi juga pendidikan dan pencegahan. Dengan melibatkan pasangan, diharapkan keluarga menjadi pengawas integritas.

“Baru kita sampaikan acara tadi pembukaan tentang peningkatan integritas untuk anggota DPRD Banten serta pasangannya. Karena dalam pemberantasan korupsi ada pendidikan, pencegahan, dan penindakan. Ini dari segi pendidikan dilibatkan juga keluarganya,” katanya.

Menurutnya, pasangan bisa menjadi faktor yang mengelola agar tidak terjadi korupsi, namun juga bisa sebaliknya jika tidak dikelola dengan baik.

“Pasangan itu bisa mengelola untuk tidak terjadi tindak pidana korupsi. Tapi bisa juga menimbulkan, memperkuat. Di sini untuk mengelola untuk tidak terjadinya tindak pidana korupsi, karena pasangan atau keluarga itu pendidik utama, pendidik pertama integritas,” ujarnya.

Ia menambahkan, masukan dari keluarga sangat berpengaruh terhadap kinerja pejabat publik. Keluarga diharapkan mampu menanamkan jiwa antikorupsi kepada anak-anak dan mendukung suami atau istri dalam bertugas secara berintegritas.

Sementara itu, Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim menyampaikan terima kasih kepada KPK RI yang telah melaksanakan pendidikan antikorupsi untuk legislatif.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan KPK RI bahwa hari ini bagian Deputi Pendidikan melaksanakan kegiatan pendidikan dalam rangka menyatukan pemahaman untuk penguatan seluruh pimpinan anggota DPRD beserta pasangan agar senantiasa kami bisa sama-sama menjaga, melaksanakan kegiatan di proses integritas ini berjalan dengan baik,” tuturnya.

Ia menegaskan, pasangan merupakan bagian penting dalam siklus penguatan integritas.

“Pasangan ini merupakan bagian salah satu bersama-sama untuk menjaga dan menguatkan integritas. Di mana pasangan ini salah satu peran dalam mensupport, mendukung terhadap proses penyelenggaraan pemerintah,” jelasnya.

Gubernur Banten, Andra Soni, menambahkan kegiatan pendidikan antikorupsi ini akan berlanjut untuk sektor eksekutif dan gabungan dengan Provinsi Jawa Barat.

“Alhamdulillah KPK dalam hal ini Deputi Pendidikan Antikorupsi yang melaksanakan kegiatan pendidikan antikorupsi untuk sektor legislatif. Dan insya Allah besok juga akan melaksanakan gabungan dengan Kedeputian Pencegahan, akan melaksanakan kegiatan pendidikan antikorupsi juga untuk sektor eksekutif,” ujar Pj Gubernur.

Ia berharap upaya pendidikan dan pencegahan terus berjalan untuk mewujudkan visi Banten Maju, Adil, Merata, Tidak Korupsi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan KPK yang memberikan perhatian khusus kepada kita untuk terus melakukan upaya-upaya pendidikan berbarengan dengan upaya-upaya pencegahan. Semoga pembangunan kita bisa berjalan dan tujuan Banten maju, adil, merata, tanpa korupsi bisa kita capai bersama,” paparnya. (*)

 

Pos terkait