BOGOR,BANTENEKSPRES.CO.ID – DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Banten, memanjatkan doa bersama yang ditujukan ke lima jurnalis dan tiga awak kapal, yang hilang di Perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Doa bersama dilakukan saat acara Bimbingan Teknis Daerah (Bimtekda), bagi anggota DPRD dan pejabat publik PKS se Provinsi Banten, di Hotel Aston, Kota Bogor, pada Kamis 17 September 2026.
Ketua DPW PKS Banten Muhammad Najib Hamas memimpin langsung, doa yang dipanjatkan untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal, yang hilang saat menjalankan tugas peliputan erupsi GAK.
Doa dipanjatkan dengan harapan agar mereka segera ditemukan, dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga, serta mendoakan keluarganya yang masih menunggu kabar supaya diberikan kekuatan dan ketabahan.
“Doa bersama yang dipanjatkan menjadi bentuk solidaritas, sekaligus pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama, harus menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” katanya melalui keterangan tertulis, Jumat 18 September 2026.
Najib mengingatkan, anggota DPRD dan pejabat publik agar senantiasa hadir di tengah masyarakat serta memahami persoalan yang mereka hadapi.
Menurutnya kehadiran tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberi manfaat, tidak cukup hanya mendengarkan aspirasi, tetapi juga harus ikut menghadirkan jalan keluar dari banyak masalah yang dihadapi masyarakat.
“PKS harus hadir di setiap lini masyarakat, harus masuk dan menjadi solusi bagi masyarakat, tidak hanya sekedar mendengarkan aspirasi, namun harus ikut serta membantu masyarakat,” ujarnya.
Dikatakan Najib, Bimtekda bagi anggota DPRD dan pejabat publik PKS se Provinsi Banten ini, berlangsung pada Kamis 17 September sampai Sabtu 19 September 2026, dengan mengusung tema pemimpin transformatif tingkatkan pelayanan hadirkan perubahan.
Melalui doa dan pesan yang disampaikannya para peserta diajak memahami, bahwa kepemimpinan transformatif tidak hanya diwujudkan melalui program.
“Kepemimpinan juga membutuhkan empati, dan juga kepedulian, serta kehadiran nyata ketika masyarakat menghadapi kesulitan,” ucapnya. (*)










