Sachrudin Dorong Mahasiswa Raharja Siapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan

Wali Kota Tangerang Sachrudin foto bersama mahasiswa baru Universitas Raharja, Kamis (10/9). Dhuyuf/Banten Ekspres

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Wali Kota Tangerang Sachrudin mendorong mahasiswa baru Universitas Raharja untuk serius menempuh pendidikan dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Hal itu disampaikan Sachrudin saat menghadiri kegiatan Prospek 2026 atau masa orientasi mahasiswa baru Universitas Raharja, Kamis (10/9).

Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin memberikan motivasi kepada mahasiswa baru agar memiliki semangat belajar serta keyakinan dalam mengejar cita-cita. Menurutnya, generasi muda saat ini merupakan calon pemimpin yang akan menentukan arah bangsa di masa mendatang.

Bacaan Lainnya

“Karena kita sadari bahwa anak muda sekarang ini pemimpin masa depan. Pemimpin masa depan ya anak muda sekarang yang memang harus kita bekali dengan ilmunya, kemudian semangat belajarnya,” ujar Sachrudin, Kamis (10/9).

Ia juga mengapresiasi Universitas Raharja yang selama ini terus membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tangerang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi diperlukan untuk mendukung pembangunan daerah.

Sachrudin menilai peran perguruan tinggi tidak hanya sebatas memberikan pendidikan kepada mahasiswa. Dunia kampus juga memiliki tanggung jawab untuk ikut mengedukasi masyarakat serta menyampaikan informasi yang baik dan benar.

“Kolaborasi pentahelix ini pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi ini termasuk media ini begitu pentingnya untuk menghadapi tantangan bukan hanya hari ini, tapi ke depan,” katanya.

Ia menyebut regenerasi menjadi salah satu tantangan yang perlu dipersiapkan sejak dini. Karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mempunyai semangat untuk terus berkembang dan mampu menghadapi perubahan.

Sachrudin juga menilai kiprah alumni Universitas Raharja telah tersebar di berbagai bidang dan instansi. Kondisi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa perguruan tinggi memiliki kontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang dibutuhkan masyarakat.

“Yang memang ini terus kita lakukan, kita tidak boleh stuck, tidak boleh berhenti, tidak boleh cepat puas, tapi terus kita melakukan langkah-langkah, loncatan-loncatan untuk menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Raharja Prof. Dr. Po Abas Sunarya, M.Si. mengatakan, kegiatan Prospek 2026 dilaksanakan secara bertahap agar mahasiswa baru dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan lebih fokus. Untuk angkatan tahun akademik 2026/2027, terdapat sekitar 356 mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan tersebut.

Selain mahasiswa baru, terdapat sekitar 100 mahasiswa dari angkatan sebelumnya yang turut mengikuti Prospek. Menurut Abas, pembagian peserta dilakukan agar materi yang diberikan dapat diterima secara maksimal.

“Kita memang sengaja dibikin tahap-tahap agar lebih fokus. Lebih fokus dengerinnya. Kalau banyak malah enggak nangkep,” kata Abas.

Abas menjelaskan, kegiatan orientasi tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kewajiban perguruan tinggi, tetapi juga menjadi tahap awal untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia perkuliahan.

Universitas Raharja, kata dia, memiliki komitmen agar para alumninya mampu berkiprah di tengah masyarakat. Bahkan, mahasiswa didorong tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

“Kita memberi jaminan, ya, semua alumni Raharja itu harus tidak jadi pengangguran. Paling tidak, walaupun dia tidak bekerja, dia bisa menciptakan kerja sendiri,” ujarnya.

Ia menegaskan, ukuran keberhasilan perguruan tinggi bukan hanya dilihat dari banyaknya mahasiswa yang lulus. Namun, yang lebih penting adalah seberapa besar kontribusi alumni setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Motto kita tuh bukan seberapa banyak bangga meluluskan, punya alumni, tapi bangga kita kalau punya prestasi di masyarakat yang terbanyak,” katanya.

Untuk program studi yang paling banyak diminati pada tahun akademik ini, Abas menyebut bidang ekonomi dan komputer masih menjadi pilihan mahasiswa. Khusus bidang teknologi, Teknik Komputer dan Sistem Komputer menjadi salah satu program studi yang dinilai memiliki keunggulan.

Menurutnya, program studi Sistem Komputer menjadi salah satu yang banyak diburu masyarakat karena memiliki keunggulan yang belum banyak tersedia di perguruan tinggi lain di Banten.

“Teknik Komputer, Sistem Komputer kita unggul semua prodinya. Jadi itu diburu oleh masyarakat. Kan enggak banyak. Malah kalau di Banten cuma kita,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Dhuyuf Khuzaimi

Pos terkait