SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, memanggil PT Kaishun Industries Indonesia dan perwakilan warga Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, atas dugaan adanya penyumbatan air yang menjadi penyebab banjir di wilayah permukiman sekitar.
Dari hasil diskusi tersebut PT Kaishun Industries Indonesia menyebutkan, bakal melakukan pengecekkan dan perbaikan, apabila ada masalah terhadap aliran air yang menjadi penyebab banjir.
Humas PT Kaishun Industries Indonesia Harnoko mengatakan, pertemuan dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Serang dan warga Desa Sentul, atas dugaan penyebab banjir disebutnya hanya karena miskomunikasi.
Hal itu dikarenakan lokasi perusahaan ini berada di Desa Beberan, Kecamatan Ciruas, bukan berada di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, yang artinya dari jarak saja sudah jauh jadi kemungkinan kecil menjadi penyebab banjir di Desa Sentul.
“Sebenarnya pada awalnya miskomunikasi aja sih, berkaitan dengan kegiatan bisnis kami, makanya sekarang kita diskusikan bersama, dan poinnya sudah tercapai kesepakatan juga. Kita ngobrol, diskusi, udah ketemu poinnya gitu, ini awalnya dari miskomunikasi aja,” katanya kepada wartawan usai pertemuan di gedung DPRD Kabupaten Serang, Selasa 1 September 2026.
Harnoko mengatakan, warga Desa Sentul merasa khawatir terhadap dampak lingkungan yang akan terjadi kedepannya, terhadap aktivitas perusahaan yang dijalankannya.
Salah satu dampak lingkungan yang dikhawatirkan warga yaitu banjir, namun pihaknya memastikan aktivitas perusahaan tidak akan berdampak terhadap lingkungan sekitar.
“Yang dikeluhkan warga sebenarnya mungkin ya, karena dampak lingkungan yang kami lakukan itu sedikit berpengaruh, tapi sebenarnya tidak begitu berpengaruh ya. Kalau kita runtut dari histori ya, banjir ini siklus lima tahunan tapi kenapa baru kali ini dibahas, mungkin karena kekhawatiran ini akan berdampak kedepannya,” ujarnya.
Harnoko mengaku, tidak masalah apabila akan dilakukan inspeksi bersama-sama antara DPRD Kabupaten Serang dan warga Desa Sentul, apabila ada masalah tentunya pihaknya akan melakukan perbaikan.
“Tadi muncul kesepakatan bahwa kita akan inspeksi bersama-sama, kalau ada kesalahan nanti kita perbaiki,” ucapnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Azwar Anas mengatakan, ada aspirasi dari warga Desa Sentul bahwa banjir yang kerap terjadi di wilayahnya diduga dari aktivitas PT Kaishun Industries Indonesia.
Sehingga Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, memanggil keduanya untuk berdiskusi bersama dan sudah ketemu solusinya, mulai dari melakukan pengecekkan ke PT Kaishun Industries Indonesia, serta warga terdampak banjir diminta untuk diberikan bantuan CSR.
“Sudah beberapa kali audiensi dan kita sudah temukan solusinya, pertama kita akan cek langsung apa yang menyebabkan banjir ini kita akan datang kesana. Kemudian, bagi warga yang terdampak banjir diberikan bantuan CSR, lalu perusahaan harus merekrut tenaga kerja dari desa sekitar,” katanya. (*)











