Pemdes Ciakar Sambut KKN UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kepala Desa Harap Mahasiswa Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Desa

Kepala Desa Ciakar Jayludin Muhamad Nur membuka kegiatan KKN mahasiswa Universitas Syarif Hidayatullah Jakarta di balai pertemuan Pemdes Ciakar. Randy/Bantenekspres.co.id

PANONGAN,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Ciakar, Kecamatan Panongan, secara resmi membuka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Puluhan mahasiswa yang akan menjalankan program pengabdian kepada masyarakat itu disambut hangat oleh pemerintah desa sebagai bentuk sinergi antara dunia akademik dan masyarakat.

Pembukaan KKN berlangsung di Kantor Desa Ciakar dan dihadiri jajaran pemerintah desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para mahasiswa peserta KKN. Program tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong pembangunan desa melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Ciakar Jayludin Muhammad Nur mengatakan, kehadiran mahasiswa KKN merupakan kesempatan yang sangat baik bagi Desa Ciakar untuk memperoleh ide, inovasi, dan pemikiran baru yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.

“Kami menyambut dengan tangan terbuka kehadiran adik-adik mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kehadiran mereka bukan hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi mitra pemerintah desa dalam membantu pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta memberikan inovasi yang bermanfaat bagi Desa Ciakar,” ujar Jayludin kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 29 Juli 2026.

Menurutnya, mahasiswa memiliki bekal ilmu pengetahuan yang dapat dikolaborasikan dengan potensi yang dimiliki Desa Ciakar. Karena itu, pemerintah desa berharap seluruh program kerja yang dijalankan nantinya benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Kami berharap selama berada di Desa Ciakar, para mahasiswa mampu melihat potensi yang ada, mengidentifikasi berbagai persoalan, kemudian menghadirkan solusi melalui program-program yang kreatif dan inovatif. Kami ingin ada sesuatu yang bisa menjadi warisan positif setelah masa KKN selesai,” katanya.

Jayludin menambahkan, pemerintah desa siap mendukung seluruh kegiatan mahasiswa selama menjalankan pengabdian masyarakat. Ia juga meminta seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk ikut membantu agar program-program yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik.

“Silakan berkolaborasi dengan RT, RW, kader PKK, Karang Taruna, maupun kelompok masyarakat lainnya. Semakin banyak komunikasi yang dibangun, maka semakin besar pula manfaat yang bisa dirasakan masyarakat. Kami ingin KKN ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus memberikan dampak nyata bagi Desa Ciakar,” ungkapnya.

Ia menilai, kehadiran mahasiswa juga menjadi energi baru bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran terhadap pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pemanfaatan teknologi, hingga pengembangan potensi desa.

“Kami percaya mahasiswa memiliki semangat, kreativitas, dan kemampuan berpikir yang berbeda. Kami berharap semangat itu bisa ditularkan kepada masyarakat sehingga muncul inovasi-inovasi baru yang dapat mendukung kemajuan Desa Ciakar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jayludin berharap kerja sama antara Desa Ciakar dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tidak berhenti pada pelaksanaan KKN tahun ini saja, tetapi dapat terus berlanjut pada program-program lainnya.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi perguruan tinggi mana pun yang ingin menjadikan Desa Ciakar sebagai lokasi KKN maupun penelitian. Semakin banyak kampus yang hadir, semakin besar pula peluang desa untuk berkembang melalui berbagai gagasan dan inovasi yang dibawa oleh para mahasiswa,” tuturnya.

Ia optimistis keberadaan mahasiswa KKN akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman lapangan yang berharga bagi para peserta.

“Semoga seluruh mahasiswa dapat menjalankan pengabdiannya dengan baik, mampu berbaur dengan masyarakat, menjaga nama baik kampus, dan meninggalkan kesan positif di Desa Ciakar. Kami berharap hasil dari KKN ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan menjadi bagian dari upaya bersama membangun Desa Ciakar yang lebih maju,” tutupnya. (*)

Reporter: Randy Yastiawan

Pos terkait