Desa Cangkudu Buka Akses Sekolah Paket, Warga Putus Sekolah Bisa Raih Ijazah

Desa Cangkudu Buka Akses Sekolah Paket, Warga Putus Sekolah Bisa Raih Ijazah
Sekolah Paket yang ada di Desa Cangkudu sangat di minati oleh warga yang ingin melanjutkan pendidikannya. Foto Randy/Bantenekspres.co.id

BALARAJA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang putus sekolah melalui program sekolah paket. Program ini menjadi solusi bagi warga yang ingin melanjutkan pendidikan sekaligus memperoleh ijazah yang diakui sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Program sekolah paket tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Desa Cangkudu dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD), serta Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Cangkudu, Abdullah, mengatakan pendidikan merupakan hak seluruh masyarakat tanpa memandang usia maupun latar belakang ekonomi. Karena itu, pemerintah desa berupaya menghadirkan program yang benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang pernah putus sekolah tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan. Jangan pernah merasa terlambat untuk belajar, karena pendidikan adalah bekal penting untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Abdullah, Minggu 5 Juli 2026.

Menurut Abdullah, program sekolah paket di Desa Cangkudu telah berjalan sejak 2023 dan mendapat respons positif dari masyarakat. Pesertanya tidak hanya berasal dari kalangan pelajar yang putus sekolah, tetapi juga masyarakat umum yang ingin meningkatkan jenjang pendidikan.

“Sejak dibuka pada 2023, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Banyak warga yang sebelumnya tidak memiliki kesempatan bersekolah kini kembali belajar. Ada yang ingin menyelesaikan pendidikan, ada juga yang membutuhkan ijazah sebagai syarat melamar pekerjaan,” katanya.

Ia menilai keberadaan sekolah paket menjadi solusi bagi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja yang mensyaratkan pendidikan minimal tertentu.

“Saat ini banyak perusahaan, khususnya di sektor industri, meminta calon pekerja memiliki ijazah. Karena itu, kami ingin membantu masyarakat agar memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan yang lebih layak,” ungkapnya.

Abdullah menegaskan Pemerintah Desa Cangkudu akan terus mendukung keberlangsungan program tersebut agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.

“Kami tidak ingin ada warga yang kehilangan masa depan hanya karena pernah putus sekolah. Selama masih ada kemauan untuk belajar, pemerintah desa akan terus membuka jalan dan memberikan dukungan,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat yang belum menuntaskan pendidikan untuk memanfaatkan program sekolah paket tersebut.

“Jangan malu untuk kembali belajar. Tidak ada batas usia untuk menuntut ilmu, karena ilmu akan membawa perubahan dalam kehidupan,” ajaknya.

Abdullah berharap program sekolah paket dapat melahirkan masyarakat yang lebih berpendidikan, memiliki daya saing, serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Semoga semakin banyak warga yang lulus sekolah paket, mendapatkan pekerjaan yang layak, dan pada akhirnya mampu meningkatkan taraf hidup keluarganya. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan,” tutupnya. (*)

Pos terkait