Tim Sepak Bola Putri Tangsel Ukir Prestasi, Siap Berlaga di Tingkat Nasional hingga Swedia

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie (tengah) didampingi Ketua PSSI Tangsel Erlangga Yudha Nugraha foto bersama tim sepak bola putri Kota Tangsel saat pelepasan. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Tim sepak bola putri Kota Tangsel “Tangsel City” terus menunjukkan prestasi membanggakan di level nasional. Bahkan, tahun ini sejumlah pemain akan mewakili Indonesia dalam ajang sepak bola internasional di Gothenburg, Swedia.

Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Tangsel Erlangga Yudha Nugraha mengatakan, pembinaan tim sepak bola putri mulai dibentuk pada 2021 dengan menghimpun para pesepak bola putri asal Kota Tangsel. Sejak berada di bawah pembinaan PSSI Kota Tangsel pada 2022, tim tersebut terus berkembang dan konsisten menorehkan prestasi.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah sampai tahun 2026 ini tim sepak bola putri Kota Tangsel selalu meraih prestasi, baik di tingkat regional, nasional, bahkan sekarang mulai menembus tingkat internasional,” ujarnya saat pelapasan kontingen di Aula Blandongan Balai Kota, Senin, 29 Juni 2026.

Erlangga menambahkan, dalam waktu dekat, sebanyak 72 atlet sepak bola putri Kota Tangsel akan diberangkatkan mengikuti ajang HydroPlus Competition tingkat nasional di Kudus, Jawa Tengah. Sebelumnya, tim Tangsel berhasil meraih hasil membanggakan dalam kompetisi tersebut sehingga berhak tampil di putaran nasional.

Tak hanya itu, tim putri Kota Tangsel juga sukses menjadi juara pada turnamen Meet the World with SKF, sebuah kompetisi yang bekerja sama dengan penyelenggara dari Swedia. Berkat gelar juara tersebut, para pemain memperoleh kesempatan tampil pada turnamen sepak bola internasional di Gothenburg, Swedia.

“Sebanyak 72 orang akan mengikuti HydroPlus Competition terlebih dahulu. Setelah itu, 23 pemain akan melanjutkan perjalanan ke Gothenburg, Swedia, untuk mengikuti kompetisi internasional usia 18,” tambahnya.

Selain prestasi tim, para pemain juga berhasil meraih penghargaan individu. Beberapa di antaranya dinobatkan sebagai Best Player, Best Goalkeeper, dan Top Scorer pada berbagai kelompok usia di ajang yang mereka ikuti.

Prestasi tersebut semakin lengkap karena beberapa pemain binaan Tangsel juga telah mendapat kesempatan mengikuti training camp bersama Tim Nasional Putri Indonesia, termasuk menjalani program latihan di Prancis.
Ia berharap para atlet mampu terus menjaga konsistensi prestasi dan membawa nama baik Kota Tangerang Selatan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Mayoritas pemain berasal dari Kota Tangsel. Terima kasih kepada para orang tua yang terus mendampingi dan memberikan dukungan. Mudah-mudahan mereka bisa terus mengharumkan nama Tangsel dan Indonesia di berbagai ajang internasional,” tutupnya.

Sementara itu, Wali Kota TangselBenyamin Davnie berpesan kepada para atlet sepak bola putri Kota Tangsel agar tampil percaya diri saat berlaga di ajang nasional di Kudus maupun turnamen internasional di Gothenburg, Swedia.

Menurutnya, mental bertanding menjadi faktor penting selain kemampuan teknik dan strategi.
Benyamin meminta para pemain tidak terbebani dengan nama besar lawan, tetapi fokus menjalankan instruksi pelatih dan mengeluarkan kemampuan terbaik di lapangan.

“Jangan pikirkan siapa lawannya. Jangan grogi. Yang penting tampil sebaik mungkin, ikuti instruksi pelatih, dan keluarkan semua kemampuan yang dimiliki,” ujarnya.

Benyamin juga mengingatkan para atlet untuk menjaga kondisi fisik dengan memperhatikan pola makan, waktu istirahat, serta menjaga disiplin selama mengikuti pemusatan latihan maupun pertandingan di luar daerah.

“Jaga makanan, istirahat yang cukup, jangan terlena karena sedang berada di luar kota. Fokus pada pertandingan dan persiapan,” tambahnya.

Benyamin mengaku banyak belajar dari pertandingan sepak bola internasional, termasuk dari ajang Piala Dunia. Menurutnya, tim-tim besar seperti Brasil dan Prancis mampu tampil baik karena memiliki kerja sama tim, pergerakan tanpa bola, dan kepercayaan diri yang tinggi.

“Kepercayaan diri sering kali menjadi penentu hasil pertandingan. Kalau tidak percaya diri, itu bisa menjadi penyebab kekalahan. Karena itu kalian harus yakin dengan kemampuan sendiri,” tegasnya.

Ia mencontohkan keberhasilan Senegal yang pernah mengalahkan juara dunia Prancis karena bermain tanpa beban dan mampu menampilkan permainan terbaik.

“Belajarlah dari tim-tim besar. Bermain tanpa rasa takut, nikmati pertandingan, dan tampil maksimal. Kalau kalian bisa melakukan itu, peluang meraih juara akan terbuka,” ungkapnya.

Benyamin juga mengapresiasi keberhasilan PSSI Kota Tangsel bersama klub-klub sepak bola yang konsisten melahirkan atlet-atlet putri berprestasi hingga mampu membawa nama baik Kota Tangsel, Provinsi Banten, bahkan Indonesia di tingkat internasional.

“Keberangkatan kalian ke Kudus maupun Swedia sudah menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Tangsel. Semoga bisa meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah serta Indonesia,” tutupnya. (*)

Pos terkait