Pemuda Banten Diminta Turun Lakukan Pembangunan

Pemuda Banten Diminta Turun Lakukan Pembangunan
Gerakan kepemudaan Pemuda Berdampak resmi  Mendeklarasikan Persatuan Pemuda Berdampak Nasional di Banten, Jumat 16 Oktober 2026. Foto (Ist)

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemuda di Banten diminta untuk turun langsung melakukan pembangunan. Sebab pemuda merupakan bagian terpenting dari masyarakat karena memiliki potensi besar sebagai penggerak perubahan, generasi penerus bangsa, serta penentu arah masa depan.

Founder Pemuda Berdampak, Bagas Yulianto, menegaskan bonus demografi Indonesia tidak akan berarti tanpa aksi nyata.

Bacaan Lainnya

“Masa depan Indonesia tidak cukup hanya ditunggu, tetapi harus dipersiapkan dan diperjuangkan bersama,” tegasnya usai mendeklarasikan Persatuan Pemuda Berdampak Nasional, di KP3B, Kota Serang, Jumat 16 Oktober 2026 lalu.

Gaung gerakan kepemudaan mengusung tema “Bersatu dalam Gagasan, Bergerak dalam Aksi, Berdampak untuk Negeri Menuju Indonesia Emas 2045”, deklarasi ini menjadi konsolidasi nasional untuk menegaskan peran strategis anak muda dalam pembangunan bangsa.

Pemuda Berdampak hadir bukan sekadar organisasi, tapi wadah kolaborasi. Fokusnya jelas pengabdian masyarakat, pemberdayaan, pendidikan, ketahanan pangan, hingga penguatan nilai kebangsaan.

“Pemuda Berdampak hadir untuk menyatukan energi dan gagasan agar tidak berhenti pada wacana. Kita boleh berbeda latar belakang, namun ketika berbicara tentang masa depan Indonesia, kita harus mampu duduk dan bekerja bersama,” ujarnya.

Menurut Bagas, pemuda harus turun langsung, mulai dari wirausaha, kepedulian sosial, hingga pembangunan nasional, demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Ahmad Daerobi, menambahkan deklarasi ini bukan seremoni belaka. Ini adalah titik start.

“Deklarasi ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan titik awal lahirnya aksi nyata. Tantangan kami berikutnya adalah memastikan setiap gagasan diterjemahkan menjadi program terukur yang berdampak langsung bagi masyarakat di berbagai daerah,” katanya.

Gerakan ini mendapat dukungan penuh dari Pemprov Banten. Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten, Novriyadi Purwansyah, mengapresiasi inisiatif tersebut.

“Kami mengapresiasi inisiatif generasi muda yang berupaya mengambil peran dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Pemuda memiliki posisi strategis dalam menjaga persatuan dan memperkuat nilai Pancasila,” kata Novriyadi.

“Kami berharap Pemuda Berdampak dapat terus melahirkan kegiatan positif dan melahirkan generasi muda yang berkarakter serta bertanggung jawab,” tambahnya. (*)

Pos terkait