PGRI Lebak Dukung Pembenahan Program MBG Oleh BGN

Sejumlah Siswa di Kecamatan Warunggunung siap menyantap makanan dari program MBG, belum lama ini. Foto : A Fadilah/BantenEkspres.co.id 
Sejumlah Siswa di Kecamatan Warunggunung siap menyantap makanan dari program MBG, belum lama ini. Foto : A Fadilah/BantenEkspres.co.id 

LEBAK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lebak mendukung langkah Badan Gizi Nasional yang melakukan pembenahan terhadap program Makan Betgizi Gratis (MBG) yang dikeola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

 

Bacaan Lainnya

Iyan Fitriyana, Ketua PGRI Lebak mengatakan, langkah evaluasi program yang tengah disiapkan oleh pimpinan baru BGN merupakan bagian dari upaya penyempurnaan pelaksanaan program agar manfaatnya semakin optimal bagi peserta didik.

 

“Kami mendukung penuh paradigma baru, cara pandang baru, maupun gagasan baru dari Kepala BGN yang baru dilantik. Kami meyakini berbagai langkah yang dilakukan tentu bertujuan melakukan perbaikan dan penyempurnaan agar program strategis ini berjalan lebih baik,” kata Iyan kepada wartawan, di Rangkasbitung, Senin 23 Juni 2026.

 

Menurutnya, dunia pendidikan pada prinsipnya siap menyesuaikan diri terhadap setiap kebijakan pemerintah, termasuk apabila kantin sekolah nantinya ditetapkan sebagai salah satu model distribusi MBG. Skema tersebut, kata Iyan, berpotensi meningkatkan efektivitas pelaksanaan sekaligus memperkuat pengawasan kualitas makanan yang diterima siswa.

 

“Kami berharap program ini semakin berkualitas, semakin baik, dan sesuai dengan tujuan awal untuk meningkatkan kualitas gizi peserta didik,” ujarnya.

 

Bagi PGRI, pergantian kepemimpinan di tubuh BGN juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin memperkuat profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program.

 

“Ini menjadi pesan bahwa tata kelola harus semakin baik dan tetap berada pada jalur yang benar karena program ini merupakan program unggulan pemerintah dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045,” papar Iyan.(*)

 

Reporter : A Fadilah

Pos terkait