SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) akan membangun kembali SDN Pamarican 2 di Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Pembangunan senilai sekitar Rp2 miliar itu dilakukan sebagai upaya mengatasi persoalan banjir yang selama ini kerap mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.
Saat ini, proyek pembangunan masih dalam tahap proses lelang. DPUPR menargetkan kontrak pekerjaan dapat ditandatangani pada akhir Juni 2026 sehingga pelaksanaan pembangunan bisa segera dimulai.
Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan penanganan yang dilakukan bukan sekadar perbaikan bangunan, melainkan pembangunan ulang secara menyeluruh.
Bangunan lama akan dibongkar dan diganti dengan gedung baru yang memiliki elevasi lebih tinggi untuk mengurangi risiko banjir.
Menurut Iwan, kondisi SDN Pamarican 2 sudah membutuhkan penanganan serius karena posisi bangunan sekolah lebih rendah dibandingkan badan jalan di sekitarnya. Akibatnya, saat hujan deras dan debit air meningkat, genangan kerap masuk ke area sekolah.
“Bangunan sekolah posisinya berada di bawah badan jalan. Ketika debit air tinggi, air masuk ke area sekolah. Kondisi saluran pembuangannya juga kurang optimal sehingga perlu penanganan yang lebih serius,” kata Iwan, Minggu 21 Juni 2026.
Ia menjelaskan, pembangunan ulang dilakukan dengan konsep peninggian bangunan agar lingkungan sekolah lebih aman dan nyaman digunakan saat musim hujan.
“Bangunan lama akan dibongkar dan dibangun kembali dengan kondisi yang lebih baik,” ujarnya.
Iwan mengungkapkan, terdapat dua sekolah dasar di kawasan Pamarican yang membutuhkan penanganan, yakni SDN Pamarican 1 dan SDN Pamarican 2.
Namun, keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat pemerintah harus menetapkan skala prioritas pembangunan.
Karena kondisi SDN Pamarican 2 dinilai lebih mendesak, pembangunan tahun ini difokuskan pada sekolah tersebut. Sementara kebutuhan pembangunan SDN Pamarican 1 akan diusulkan pada tahun anggaran mendatang.
“Keinginan kami sebenarnya kedua sekolah bisa ditangani sekaligus. Namun karena keterbatasan fiskal daerah, tahun ini diprioritaskan SDN Pamarican 2 terlebih dahulu,” jelasnya.
Pemkot Serang berharap pembangunan ulang SDN Pamarican 2 dapat menjadi solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang selama ini dihadapi sekolah tersebut. Selain menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, proyek ini juga diharapkan meningkatkan kenyamanan siswa dan tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas pendidikan. (*)










