TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, meluncurkan program pelayanan publik malam hari bertajuk Pelayanan Mantap Jasa (Pelayanan Malam Terpadu Jemput Aspirasi dan Solusi Administrasi). Inovasi tersebut ditujukan untuk mempermudah masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu dalam mengakses layanan pemerintahan pada jam kerja.
Program ini menyasar pekerja sektor industri, buruh harian, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini kesulitan mengurus berbagai kebutuhan administrasi karena aktivitas pekerjaan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari.
Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, mengatakan layanan malam hari merupakan upaya pemerintah kecamatan dalam menyesuaikan pelayanan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Banyak warga yang bekerja pada siang hari sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk mengurus dokumen administrasi. Melalui program ini, kami berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dijangkau dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Cucu, Selasa 8 Juni 2026.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya memperpanjang jam pelayanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan publik melalui pendekatan yang lebih fleksibel dan responsif.
Pelaksanaan program ini mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Peraturan Bupati Tangerang Nomor 33 Tahun 2023 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Kecamatan.
Lanjut Cucu, melalui konsep pelayanan terpadu, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan dari sejumlah instansi dalam satu lokasi dan waktu yang sama. Layanan yang tersedia meliputi administrasi kependudukan seperti perekaman dan pencetakan KTP elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), serta pengurusan akta kelahiran dan akta kematian.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), hingga pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Di bidang kesehatan dan sosial, program ini menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi hukum, serta ruang konsultasi publik. Sementara untuk sektor ekonomi, pemerintah membuka fasilitasi promosi produk UMKM dan pendampingan pengurusan sertifikasi halal.
“Kami juga menyediakan ruang penyampaian aspirasi masyarakat secara langsung yang dikemas melalui forum dialog dan kegiatan interaktif bersama warga, ” kata Cucu.
Cucu menilai layanan malam hari dapat menjadi solusi untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan publik sekaligus mendorong tertib administrasi kependudukan.
Selain memberikan kemudahan bagi warga, program ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan pemerintah, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan.
Dengan karakteristik wilayah yang didominasi masyarakat pekerja, model pelayanan malam hari dinilai berpotensi menjadi salah satu alternatif pelayanan publik yang dapat diterapkan untuk mempermudah masyarakat.
“Dengan adanya pelayanan publik pada malam hari semoga warga dapat dipermudahkan, ” ucapnya. (*)











