Hotel Bintang 4 Grand Keisya di Lebak Resmi Dibuka

Bupati Hasbi menghadiri acara peresmian hotel bintang 4 Grand Keisya di Rangkasbitung, kemarin malam Foto : A Fadilah/BantenEkspres.co.id

RANGKADBITUNG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Bupati Lebak Mkch Hasbi Jayabaya menghadiri acara peresmian Hotel Grand Keisha bintang 4 pertama yang di Lebak yang terletak di jalan Bay pass Soekarno Hatta Rangkasbitung, Kamis malam, 25 Mei 2026. Peresmian tersebut sekaligus menjadi penanda kuat bahwa iklim investasi di Lebak mulai bergerak maju.

Dalam sambutannya Hasbi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada investor, termasuk memastikan tidak ada praktik pungutan liar (pungli) yang menghambat investasi.

Bacaan Lainnya

“Tidak ada gangguan, tidak ada pungli, tidak ada hal-hal di luar aturan perundang-undangan. Kami pemerintah daerah akan mensupport investasi di Kabupaten Lebak,” tegas Hasbi.

Menurut Hasbi, kehadiran Grand Keisha bukan sekadar pembangunan hotel mewah, tetapi memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja lokal.

Ia mengungkapkan, sekitar 70 persen pegawai Grand Keisha berasal dari warga Kabupaten Lebak. Hal itu dinilai menjadi bukti nyata bahwa investasi mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat.

“Ini yang dibutuhkan masyarakat. Ada penyerapan tenaga kerja yang signifikan,” ujarnya.

Hasbi menyebut Grand Keisha menjadi representasi wajah baru Kabupaten Lebak yang ingin berkembang lebih maju dan kompetitif di sektor pariwisata maupun investasi.

Meski industri hospitality tengah menghadapi tantangan berat, Pemkab Lebak optimistis kehadiran hotel bintang 4 pertama tersebut akan memicu masuknya investor lain ke daerah.

“Grand Keisha harus menjadi pemicu hadirnya investor-investor baru di Lebak,” tuturnya.

Ia juga berharap kehadiran hotel representatif membuat tamu pemerintahan maupun wisatawan tidak lagi hanya datang singkat ke Lebak, melainkan menginap lebih lama sehingga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Pemilik Grand Keisha Hotel, Andi Arslan mengungkapkan, pembangunan hotel tersebut memakan waktu sekitar dua tahun. Ia mengaku memilih Kabupaten Lebak karena memiliki kedekatan emosional dengan daerah tersebut.

“Ini tanah kelahiran istri saya. Kami ingin memberikan sesuatu yang mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat Lebak,” ucap Andi.(*)

 

Pos terkait