CIRUAS, BANTENEKSPRES.CO.ID – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, mengikuti zoom meeting mendengarkan pidato Presiden RI Prabowo Subianto, sekaligus peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se Indonesia, yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Zoom meeting dilakukan di kantor KDMP Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Sabtu 16 Mei 2026. Hadir, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Serang Dado Achmad Ekroni, Komandan Komando Resor Militer 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Dandim 0602 Serang Kolonel Arm. Oke Kristiyanto, Wakil Kajati Banten Rinaldi Umar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Maksum, Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, TNI Polri, dan pejabat lainnya.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, KDMP di Kabupaten Serang dari 326 desa baru 27 KDMP yang sudah 100 persen atau mulai bisa beroperasi.
Sedangkan ada 134 KDMP yang masih belum memiliki lahan, untuk sisanya masih dalam proses pembangunan.
“Masih ada pekerjaan rumah yang harus kita diselesaikan, khususnya pada KDMP yang belum punya lahan. Kita masih terus menyisir, dan masih terus memetakan sehingga nanti setiap desa kita inginkan semuanya harus ada KDMP,” katanya.
Zakiyah mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa, KDKMP tentunya merupakan salah satu program yang bagus, sebab diyakini bisa memberikan keadilan bagi seluruh masyarakat.
“Tidak hanya itu adanya KDMP di kabupaten ini, bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekitar desa, serta ketahanan pangan dan swasembada pangan,” ujarnya.
Dikatakan Zakiyah, untuk 27 KDMP yang sudah 100 persen sudah siap beroperasi namun terlebih dulu akan diresmikan secara serentak se Indonesia, yang dilakukan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
“Yang sudah siap beroperasi itu kan ada 27 KDMP, untuk peresmiannya kita tunggu informasi dari Kemenkop, mungkin setelah rekrutmen manajer KDMP, nanti kita baru bisa tindak lanjuti lagi,” ucapnya.
Sedangkan untuk desa yang belum mempunyai lahan, kata Zakiyah, pihaknya terus menginventarisir lahan-lahan di desa yang memungkinkan bisa dibangun KDMP.
“Sudah mulai dari kemarin-kemarin kita inventarisir, semoga ada lahan yang bisa dibangun KDMP supaya semua desa punya,” tuturnya.
Zakiyah mengatakan, bakal melibatkan seluruh guru Madrasah Ibtidaiyah untuk menjadi anggota KDMP, yang bertujuan memudahkan mereka bisa mendapatkan kebutuhan bahan pokok secara murah.
“Adanya KDMP ini harus kita dukung bersama, semakin banyak yang menjadi anggota KDMP, pasti akan semakin sejahtera dan semakin baik perputaran koperasi di wilayah itu, sehingga nanti pertumbuhan ekonomi akan meningkat di desa,” ujarnya. (*)










