May Day 2026, Sachrudin Tegaskan Kolaborasi Pentahelix Jaga Iklim Investasi dan Kesejahteraan Buruh

May Day 2026, Sachrudin Tegaskan Kolaborasi Pentahelix Jaga Iklim Investasi dan Kesejahteraan Buruh
Wali Kota Tangerang, Sachrudin bersama Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan saat memberikan pemenang doorprize sepeda listrik di peringatan puncak May Day yang digelar di Stadion Benteng Reborn, Sabtu, 9 Mei 2026.

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan pentingnya kolaborasi pentahelix dalam menjaga iklim investasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja di Kota Tangerang. Hal itu disampaikannya saat menghadiri puncak peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar meriah di Stadion Benteng Reborn, Sabtu 9 Mei 2026.

Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, kegiatan tersebut dihadiri ribuan buruh dari berbagai organisasi pekerja se-Kota Tangerang.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Sachrudin mengatakan pertumbuhan ekonomi yang kuat hanya dapat terwujud apabila pemerintah, pengusaha, buruh, akademisi, dan media mampu berjalan beriringan.

“Pemerintah enggak bisa sendirian. Apa yang disampaikan Ketua APINDO, kita memang harus melakukan kolaborasi pentahelix. Pemerintah butuh dunia usaha, para pengusaha, butuh masyarakat termasuk para buruh. Peran serta, partisipasi, kepedulian para buruh ini menjadi harapan kita semuanya,” ujar Sachrudin.

Ia juga menilai situasi peringatan Hari Buruh di Kota Tangerang tetap berlangsung kondusif di tengah dinamika aksi buruh di sejumlah daerah lain. Menurutnya, kondisi tersebut tercipta karena adanya komunikasi yang terbuka antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja, terutama dalam penetapan Upah Minimum Kota (UMK).

“Saya tidak merasa terbebani saat menandatangani UMK Kota Tangerang karena itu diawali dengan kesepakatan bersama tripartit. Kita tidak menetapkan sepihak di awal, tapi kita musyawarahkan bersama antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah,” katanya.

Sachrudin menyebutkan, UMK Kota Tangerang yang telah mencapai Rp5.399.000 diharapkan dapat menjadi pemicu semangat pekerja untuk terus meningkatkan produktivitas.

Menurutnya, kesejahteraan buruh dan kemajuan perusahaan merupakan dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.

“Bagi buruh, kesejahteraan mustahil tercapai jika perusahaan tempat mereka bekerja tidak berkembang atau bangkrut. Sementara bagi pengusaha, perusahaan tidak akan bisa maju tanpa dedikasi dan kinerja tinggi dari para pekerjanya,” tuturnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Tangerang terus menghadirkan berbagai program strategis di bidang ketenagakerjaan, mulai dari On The Job Training, pelatihan kerja berbasis kompetensi, fasilitasi penempatan kerja hingga penyelenggaraan job fair.

“Peringatan puncak May Day ini untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan para pekerja dalam mewujudkan kemajuan industri sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja,” ucapnya.

“Selamat Hari Buruh Internasional. Mari kita terus berkolaborasi. Pembangunan Kota Tangerang tidak pernah lepas dari peran besar para pekerja di sektor industri, perdagangan hingga pelayanan publik,” tutup Sachrudin. (*)

Pos terkait