SUKAMULYA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangeran, menyelenggarakan kegiatan Monitoring Revitalisasi Gerakan Sayang Ibu (GSI) tingkat kecamatan, kemarin.
Langkah strategis ini dilakukan sebagai upaya nyata untuk memperkuat peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung kesehatan serta kesejahteraan perempuan dan anak di wilayah Sukamulya.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Sukamulya Khalid Mawardi didampingi oleh Ketua TP PKK Kecamatan Sukamulya Masriyah Khalid Mawardi.
Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan komitmen serius pemerintah kecamatan dalam menyukseskan program GSI.
Sinergi lintas sektor juga tampak menonjol dalam kegiatan ini. Dukungan hadir dari berbagai instansi terkait diantaranya, perwakilan dari Polsek Balaraja, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang, serta perwakilan Pokja IV GSI Kabupaten Tangerang.
Dalam agenda utama, perwakilan Pokja IV GSI Kabupaten Tangerang Hj. Keny Rukaeni memaparkan materi mendalam mengenai urgensi revitalisasi GSI.
Menurutnya, revitalisasi ini merupakan kunci untuk memperkokoh ketahanan keluarga di era modern.
Sesi diskusi kemudian diperdalam dengan penjelasan teknis mengenai instrumen monitoring dan kriteria penilaian GSI di tingkat kecamatan.
Penjelasan tersebut disampaikan oleh Katimja Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan Keluarga DPPPA Kabupaten Tangerang Hotmaruli Saragih.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan tata kelola program yang lebih modern, transparan dan akuntabel. Hal ini sejalan dengan semangat otonomi daerah dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ujar pihak penyelenggara dalam pemaparannya.
Melalui monitoring ini, diharapkan program Gerakan Sayang Ibu di Kecamatan Sukamulya tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup perempuan dan keluarga di Kabupaten Tangerang. (*)









