KARAWACI,BANTENEKSPRES.CO.ID – Suasana ceria dan penuh warna menyelimuti lingkungan SDN Karawaci 8 pada Rabu 22 April 2026. Hal ini dapat dilihat dari para siswa yang tampak antusias mengenakan beragam pakaian adat nusantara dalam rangka memperingati Hari Kartini. Kegiatan menarik ini mulai dari karnaval keliling hingga peragaan busana (fashion show).
Wakil Kepala Sekolah SDN Karawaci 8, Faisal Adha, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk mengenang kembali semangat perjuangan R.A. Kartini, terutama dalam hal emansipasi dan perubahan.
“Tujuannya untuk mengenang perjuangan Kartini, yaitu emansipasi wanita. Kita ingin anak-anak mengingat momen dan perjuangan beliau,” ujar Faisal saat diwawancarai bantenekspres.co.id, Rabu 22 April 2026.
Ia menambahkan, kemeriahan acara ini dimulai sejak pagi hari saat para siswa melakukan karnaval dengan rute di sekitar sekolah, dengan melewati area Hermina dan Karawaci 1, sebelum kembali ke titik awal di Karawaci 8. Menurutnya, barisan karnaval ini semakin semarak dengan diiringi oleh marching band, marawis, serta berbagai spanduk bertema pahlawan nasional.
Tidak hanya siswa, para tenaga pendidik pun turut berpartisipasi mengenakan baju adat dari berbagai daerah, seperti Papua hingga Jawa. Faisal menekankan, pihak sekolah memberikan kelonggaran bagi siswa yang tidak memiliki baju adat untuk mengenakan batik nasional guna memastikan semua siswa dapat merayakan dengan gembira tanpa merasa terbebani.
Selain itu, lebih dari sekadar hanya perayaan seremonial. Faisal menegaskan, momentum ini digunakan sekolah untuk memperkuat pembentukan karakter dan adab siswa di tengah perubahan zaman.
“Zaman sekarang sudah berbeda dengan dulu. Melalui momen ini, kita ingin menumbuhkan karakter dari jiwa anak-anak, mendahulukan adab sebelum ilmu yang kita terapkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Faisal menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk mengetahui konsep emansipasi wanita yang diperjuangkan oleh Kartini di masa lampau. Dengan mengenal sejarah, diharapkan siswa dapat menghargai kesetaraan dan kesempatan belajar yang mereka miliki saat ini.
Faisal juga menyoroti aspek pembentukan karakter yang menjadi fokus utama dalam setiap kegiatan di SDN Karawaci 8. Ia mengamati, tantangan mendidik anak di zaman sekarang jauh lebih kompleks dibandingkan dengan masa lalu. Oleh karena itu, momentum Hari Kartini digunakan sebagai sarana untuk menyentuh jiwa dan karakter siswa agar lebih disiplin dan berintegritas.
“Prinsip yang dipegang oleh sekolah adalah mengutamakan penanaman adab sebelum memberikan ilmu pengetahuan. Melalui kegiatan budaya seperti ini, siswa diajarkan cara bersikap, menghargai sesama, dan mencintai identitas bangsa,” tutupnya.
Sebagai penutup, Faisal menginginkan agar regenerasi muda dari SDN Karawaci 8 mampu menjadi sosok pembawa perubahan positif di masa depan. Dengan bekal karakter dan adab yang baik, para lulusan diharapkan dapat meneruskan estafet perjuangan bangsa dengan prestasi yang membanggakan. (*)











