BALARAJA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kepala SMPN 3 Balaraja, Kabupaten Tangerang, Eni Roaeni, menyatakan keyakinannya terhadap kesiapan siswa dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan segera dilaksanakan. Selasa (31/3/2026).
Berbagai langkah persiapan telah dilakukan pihak sekolah, mulai dari uji coba berbasis komputer hingga pemberian materi dan bimbingan intensif kepada siswa.
Eni Roaeni menuturkan bahwa sekolah telah menyusun jadwal uji coba secara bertahap agar pelaksanaannya berjalan lancar.
“Tadi sudah, yang pasti Senin-Selasa ini ada uji coba. Sesi-sesinya juga sudah ada kan, nggak setiap kelas itu semua bareng gitu, ada pembagiannya, ada jadwal-jadwalnya,” ujar Eni.
Ia menjelaskan bahwa pembagian sesi dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas serta memastikan seluruh siswa dapat mengikuti simulasi dengan baik.
“Ada tiga sesi. Jadi nggak semuanya bareng, kita atur supaya anak-anak bisa fokus dan tidak terkendala,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pihak sekolah terus berupaya membekali siswa dengan latihan soal dan pemahaman materi yang relevan dengan TKA.
“Kalau kita persiapan kan udah ya, menyiapkan anak-anak itu supaya mereka belajar bagaimana soal-soal PKA itu, terus mencoba untuk di komputernya,” ungkapnya.
Menurutnya, bimbingan dari guru juga menjadi bagian penting dalam proses persiapan tersebut.
“Terus bimbingan dengan guru juga udah ada bimbingannya. Jadi ini tinggal kesiapan mereka belajar di rumahnya,” ujarnya.
Ia menilai bahwa kesiapan siswa tidak hanya ditentukan oleh fasilitas sekolah, tetapi juga oleh kedisiplinan mereka dalam belajar secara mandiri.
“Di sekolah kita sudah memfasilitasi, sudah memberikan materi, sudah latihan. Tinggal anak-anaknya mau serius atau tidak di rumah,” katanya.
Eni mengungkapkan bahwa pihak sekolah berharap hasil TKA siswa dapat menunjukkan capaian yang optimal.
“Kita berharap jangan sampai nilainya anjlok. Minimal anak-anak bisa mempertahankan, bahkan kalau bisa meningkat,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa persiapan yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas akademik siswa.
“Persiapannya sudah matang. Anak-anak sudah dikasih pinjam buku, sudah dikasih materi juga sama bapak ibu gurunya,” ucapnya. (*)











