TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Momen setelah Lebaran membawa berkah bagi para pelaku usaha dodol Tenjo di Tigaraksa,Kabupaten Tangerang. Permintaan yang meningkat dari para pemudik membuat omzet penjualan dodol melonjak tajam hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa.
Hal itu dirasakan oleh Yusuf, salah satu penjual dodol Tenjo. Ia mengatakan, peningkatan penjualan terjadi selama kurang lebih satu minggu setelah Lebaran, seiring banyaknya pemudik yang kembali ke kota dan membeli oleh-oleh khas daerah.
Menurut Yusuf, pada hari biasa dirinya hanya mampu menjual sekitar 5 kilogram dodol per hari. Namun setelah Lebaran, jumlah penjualan meningkat drastis hingga mencapai 15 hingga 30 kilogram per hari.
“Pesanan ada terus, sama omzet penjualan per harinya naik selama kurang lebih satu minggu setelah Lebaran. Kalau hari biasa satu hari habis 5 kilogram, kalau momen setelah Lebaran bisa sampai 15 sampai 30 kilogram,” ujar Yusuf, Rabu 25 Maret 2026.
Lonjakan permintaan tersebut turut mendongkrak pendapatan hariannya. Yusuf mengaku omzet kotor yang didapat bisa mencapai sekitar Rp2 juta per hari, meski belum dipotong biaya produksi dan pengeluaran lainnya.
“Omzet kurang lebih Rp2 juta per hari, itu masih kotor, belum dipotong modal sama pengeluaran,” katanya.
Ia menambahkan, sebagian besar pembeli berasal dari luar kota. Banyak pemudik yang sengaja membeli dodol Tenjo untuk dijadikan oleh-oleh saat kembali ke tempat tinggal mereka setelah merayakan Lebaran di kampung halaman. “Pembeli banyak dari luar kota,” ucapnya. (*)











