PERIUK JAYA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Warga di Perumahan Villa Mutiara Pluit, Kecamatan Periuk Jaya, Kota Tangerang, mulai membersihkan rumah mereka setelah banjir yang sempat merendam kawasan tersebut perlahan surut. Sejumlah warga terlihat menyapu lumpur, mengeringkan perabot, serta menata kembali barang-barang yang sebelumnya terendam air. Rabu, (11/3/2026).
Banjir di kawasan tersebut sebelumnya terjadi sejak awal pekan akibat hujan deras dan meluapnya aliran sungai di sekitar permukiman. Pada puncaknya, air dilaporkan mencapai ketinggian sekitar tiga meter di beberapa titik perumahan sehingga banyak warga harus mengungsi atau bertahan di lantai atas rumah mereka.
Salah satu warga, Andri mengatakan air mulai berangsur surut sejak kemarin sehingga warga mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa lumpur dan sampah yang terbawa banjir.
“Dari kemarin airnya sudah mulai turun. Tadi pagi juga makin surut, jadi kami langsung bersihin rumah karena ada lumpur dan sampah,” kata Andri.
Ia juga menambahkan bahwa ketinggian air di beberapa bagian perumahan berbeda-beda, terutama di gang-gang yang permukaannya lebih rendah dibanding jalan utama.
“Kalau di pinggir jalan sih tinggal selutut orang dewasa, tapi di dalam gang yang tanahnya lebih rendah kemarin sempat sampai sekitar satu meter,” ujarnya.
Di tempat yang sama, warga lain bernama Nurhayati, mengatakan banjir kali ini membuat aktivitas warga lumpuh selama beberapa hari karena air masuk hampir ke seluruh rumah di lingkungan tersebut.
“Waktu air tinggi kami tidak bisa apa-apa. Banyak barang yang terendam, listrik juga sempat dimatikan jadi kami hanya menunggu airnya surut,” katanya.
Ia juga berharap pemerintah dapat melakukan langkah penanganan agar banjir serupa tidak kembali terjadi di kawasan permukiman tersebut.
“Harapannya ada penanganan dari pemerintah, mungkin normalisasi perbaikan saluran air, supaya kalau hujan deras tidak langsung meluap lagi,” ujarnya. (*)
Reporter: Muhamad Najib











