TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meminta seluruh orangtua pelajar di Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya selama libur Idul Fitri. Imbauan tersebut disampaikan guna mencegah pelajar terlibat dalam aktivitas negatif seperti perang sarung maupun tindakan yang berpotensi mengarah pada pelanggaran hukum.
Menurut Maesyal Rasyid, momentum libur panjang seharusnya dimanfaatkan pelajar untuk kegiatan positif bersama keluarga, bukan justru terlibat dalam aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat.
“Kami meminta kepada seluruh orangtua agar melakukan pengawasan ketat terhadap anak-anaknya selama libur Idul Fitri. Jangan sampai pelajar di Kabupaten Tangerang terlibat perang sarung atau kegiatan negatif lainnya yang bisa berujung pada kasus kriminal,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 11 Maret 2026.
Ia menegaskan, peran keluarga sangat penting dalam membentuk perilaku anak, terutama saat libur sekolah ketika aktivitas pelajar di luar rumah cenderung meningkat. Pengawasan yang baik, kata dia, menjadi langkah preventif agar para pelajar tetap berada dalam lingkungan yang aman dan positif.
“Pengawasan orangtua sangat dibutuhkan. Ini demi kebaikan anak-anak kita sendiri agar mereka tetap terarah dan tidak terpengaruh hal-hal yang merugikan masa depan,” katanya.
Selain kepada orangtua, Bupati juga menyampaikan pesan langsung kepada para pelajar agar mampu menjaga kondusivitas wilayah selama masa libur Idul Fitri. Ia mengingatkan bahwa pelajar memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga ketertiban lingkungan.
“Saya meminta para pelajar di Kabupaten Tangerang untuk menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah. Hindari kegiatan negatif yang hanya membawa dampak buruk bagi diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Maesyal menambahkan, pelajar seharusnya berlomba-lomba meraih prestasi akademik maupun nonakademik sebagai bekal masa depan, bukan justru bersaing dalam aktivitas yang melanggar aturan.
“Anak-anak kita seharusnya berlomba meraih prestasi, mengembangkan bakat, dan melakukan kegiatan positif. Bukan berlomba melakukan hal-hal negatif yang merugikan,” paparnya.
Dirinya berharap, sinergi antara orangtua, sekolah, dan masyarakat dapat menciptakan suasana libur Idul Fitri yang aman, nyaman, serta kondusif bagi seluruh pelajar di wilayah tersebut.
“Dengan pengawasan bersama, diharapkan para pelajar dapat menjalani masa liburan secara produktif dan tetap menjaga nama baik daerah. Untuk itu, mari bersama menjaga Kabupaten Tangerang dan menjaga pelajar kita dari hal yang merugikan,” tutupnya. (*)
Reporter: Randy Yastiawan










