BENDA,BANTENKSPRES.CO.ID — SDN Kampung Baru I, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, menggelar aksi kampanye hemat air yang melibatkan para siswa dan guru sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga dan menghemat penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan kampanye tersebut dilaksanakan di lingkungan sekitar sekolah dan permukiman warga pada pekan ini. Para siswa bersama guru turun langsung menyampaikan pesan hemat air melalui poster edukasi, ajakan langsung kepada warga, serta sosialisasi sederhana mengenai cara penggunaan air yang bijak.
Kepala SDN Kampung Baru I Siti Masruroh mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter sekaligus kepedulian lingkungan yang ditanamkan sejak dini kepada para siswa.
“Kami ingin siswa memahami bahwa air adalah sumber kehidupan yang sangat penting. Melalui kampanye ini, siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga praktik langsung mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap penggunaan air,” ujar Siti Masruroh kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 3 Maret 2026
Menurutnya, kampanye hemat air menjadi langkah nyata sekolah dalam menanamkan kesadaran lingkungan di tengah meningkatnya kebutuhan air bersih di masyarakat. Denga cara tersebut juga salah satu edukasi kepada siswa agar bisa menjaga sumber air dan tidak menggunakan air sembarangan.
“Kami mengajarkan kepada anak-anak bahwa air tidak selalu tersedia tanpa batas. Jika tidak dijaga dan digunakan dengan bijak, suatu saat bisa mengalami kekurangan. Karena itu edukasi harus dimulai sejak usia sekolah dasar,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga melatih keberanian dan rasa tanggung jawab siswa dalam menyampaikan pesan positif kepada masyarakat. Anak-anak belajar berkomunikasi, belajar peduli, dan belajar menjadi agen perubahan kecil di lingkungannya.
“Kami berharap pesan hemat air ini bisa diterapkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah masing-masing,” paparnya.
Siti mengungkapkan, siswa mengajak warga untuk melakukan langkah sederhana seperti mematikan keran saat tidak digunakan, menggunakan air secukupnya, serta menampung air hujan untuk kebutuhan tertentu.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga tempat membentuk karakter peduli lingkungan. Kami ingin siswa tumbuh menjadi generasi yang sadar bahwa menjaga air berarti menjaga masa depan,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan kampanye hemat air dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi budaya bersama. Melalui kegiatan ini, SDN Kampung Baru I menunjukkan bahwa edukasi lingkungan dapat dilakukan melalui aksi nyata, sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab sosial kepada siswa sejak usia dini.
“Harapan kami, kebiasaan hemat air ini menjadi gerakan bersama antara sekolah dan masyarakat. Jika semua sadar dan ikut menjaga, maka ketersediaan air akan tetap terjaga untuk generasi mendatang,” tutupnya. (*)











