Dindikbud Kota Serang Minta Guru Tunda Umrah dan Perjalanan ke Timur Tengah

Kepala Dindikbud Kota Serang Ahmad Nuri

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang mengimbau seluruh guru dan tenaga kependidikan menunda rencana ibadah umrah maupun perjalanan ke Timur Tengah. Imbauan ini disampaikan menyusul arahan dari Kementerian Agama terkait kondisi keamanan di kawasan tersebut yang belum stabil akibat konflik.

Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, mengatakan langkah itu diambil sebagai bentuk antisipasi untuk melindungi keselamatan para guru. Penundaan bersifat sementara dan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi dari pemerintah pusat.

Bacaan Lainnya

“Kita mengikuti arahan dari Kementerian. Untuk sementara, rencana umrah atau perjalanan ke Timur Tengah di-hold dulu sampai kondisi benar-benar kondusif,” ujar Nuri, Senin 2 Maret 2026.

Ia menegaskan, imbauan tersebut bukan larangan permanen. Dinas hanya meminta para guru menunda keberangkatan hingga ada kepastian keamanan. Menurutnya, keselamatan menjadi prioritas utama.

Hingga kini, Dindikbud memastikan belum menerima pengajuan izin dari guru yang akan berangkat umrah dalam waktu dekat. Biasanya, setiap guru yang bepergian ke luar negeri mengajukan izin terlebih dahulu kepada dinas. “Sejauh ini belum ada laporan masuk terkait izin umrah,” katanya.

Terkait teknis penyampaian, Dindikbud baru menyampaikan imbauan secara lisan kepada satuan pendidikan. Surat resmi belum diterbitkan karena edaran dari Kementerian Agama telah beredar luas.

Dindikbud berharap seluruh guru mematuhi imbauan tersebut dan tetap memantau informasi resmi dari pemerintah sebelum merencanakan perjalanan ke luar negeri. (*)

Reporter: Aldi Alpian Indra

 

Pos terkait