TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO. ID – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Tangerang sejak Kamis malam (20/2) sekira pukul 19.00 WIB hingga Jumat pagi (21/2), menyebabkan genangan air dan banjir di sejumlah titik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang melaporkan kenaikan debit air terjadi merata di beberapa kecamatan. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar menyatakan bahwa tim gabungan telah disiagakan sejak dini hari untuk memantau situasi dan melakukan penanganan cepat di lokasi terdampak.
Berdasarkan data laporan BPBD hingga Jumat pagi, beberapa wilayah yang terdampak signifikan diantaranya, di Kecamatan Cibodas: Lokasi terparah berada di bawah flyover Taman Cibodas dengan ketinggian air mencapai 80 cm sejak pukul 03.45 WIB, yang mengakibatkan air meluber ke permukiman warga.
Kemudian di Kecamatan Cipondoh, Jalan KH Ahmad Dahlan, air setinggi 60 cm merendam akses jalan dan berdampak pada hunian warga sekitar. Kemudian di Kecamatan Periuk yaitu area Jembatan Alamanda Gebang Raya dan Garden City tergenang setinggi 60 cm. Lalu di Kecamatan Jatiuwung, Jalan Padjajaran dan Jalan Baru Caplang terpantau banjir dengan ketinggian 30–40 cm.
“Di bagian timur, Komplek Puri Kartika Baru Kecamatan Ciledug mengalami genangan setinggi 40 cm. ujar Mahdiar.
Mahdiar menegaskan bahwa BPBD telah mengerahkan personel beserta armada perahu untuk membantu mobilisasi warga di area yang sulit ditembus kendaraan.
“Petugas gabungan bersama tim relawan sudah bergerak di lapangan. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga, membantu evakuasi bagi yang membutuhkan, serta mempercepat koordinasi dengan Dinas PUPR untuk penyedotan genangan menggunakan pompa-pompa air yang tersedia di lokasi,” jelasnya.
Selain banjir, cuaca ekstrem juga mengakibatkan pohon tumbang di dua lokasi berbeda, yaitu di Jalan Pulau Putri Raya (Arah RSUD Kota Tangerang). Pohon tumbang sempat menutup akses jalan utama. Kemudian di Jalan KH Mustofa Kecamatan Batuceper, Pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga di Gang Mandor Saun.
Selain penanganan air, tim juga fokus melakukan evakuasi pohon tumbang yang menghalangi jalan dan menimpa bangunan guna meminimalisir risiko lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan keadaan darurat melalui call center 112 atau aplikasi Tangerang LIVE.(adv)











