DPRD Lebak Sampaikan Usulan 300 Pokir ke Bupati

Ketua DPRD Lebak Juwita Wulandari saat memberikan keterangan kepada awak media, di Gedung DPRD setempat, Rabu 18 Pebruari 2026. Foto ; A Fadilah/BantenEkspres.co.id

RANGKASBITUNG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menyampaikan 300 usulan pokok-pokok pikiran (Pokir) tahun 2027 yang merupakan aspirasi hasil reses pada tahun 2026 ini. Dokumen Pokir diserahkan Ketua DPRD Lebak Juwita Wulandari kepada Bupati Hasbi Asyidiki Jayabaya pada rapat paripurna di DPRD setempat, Rabu 18 Pebruari 2026.

“300 usulan ini sudah kita rangkum yang berasal dari aspirasi yang menurut masyarakat harus menjadi prioritas. Karena kami menyuarakan suara rakyat maka itu yang disampaikan lewat Pokir,” kata Juwita, kepada awak media usia paripurna.

Bacaan Lainnya

Juwita memastikan, ratusan usulan tersebut sudah sesuai dengan rencana strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak.

“Kalau hasil reses kan lebih luas cakupannya, maka di pokir ini kita persempit lagi. Kita optimis diakomodir karena memang tidak keluar dari prioritas seperti infrastruktur, ketahanan pangan, dan pengentasan kemiskinan ekstrem,” ujar Juwita politisi PDI Perjuangan ini.

Kata Juwita, soal anggaran untuk masing-masing kegiatan yang diusulkan, nanti akan disesuaikan oleh tiap-tiap OPD teknis. Karena yang terpenting, seluruh usulan DPRD diakomodir.

“Misalnya ada usulan jalan 500 meter, nilainya berapa nanti OPD yang meramu,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Lebak Hasbi Jayabaya mengaku, Pokir DPRD yang telah diterima akan dipelajari terlebih dahulu.

“Kita nanti kaji bersama. Saya sudah baca, banyak usulan terkait infrastruktur karena memang Lebak ini kondisinya masih tertinggal dalam pembangunan dasar yakni jalan,” ungkap Hasbi.

Kemudian ketahanan pangan serta pengentasan kemiskinan ekstrem melalui program penanganan rumah tidak layak huni dan bantuan sosial (Bansos).

“Kita ingin mengaplikasikan kepada pelaku usaha program pahlawan ekonomi nusantara yang kita sebut sebagai bansos Ruhay. Jadi mereka yang sudah punya usaha bisa kita bantu melalui itu,” ucapnya.(*)

Reporter : A Fadilah

Pos terkait