Dinkes Tangsel Sampaikan Terima Kasih, Nilai SKM Triwulan IV 2025 Capai 95,50 Persen

Petugas resepsionis kantor Dinas Kesehatan Kota Tangse siap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

SERPONG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam Survei Kepuasan Masyarakat (SKM).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, berdasarkan hasil survei tersebut, nilai SKM Dinkes Kota Tangsel menunjukkan tren yang baik dan stabil. Pada Triwulan IV Tahun 2025, nilai SKM mencapai 95,50 persen.

Bacaan Lainnya

“Dinas Kesehatan Kota Tangsel mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam Survei Kepuasan Masyarakat. Penilaian dan masukan masyarakat sangat bermanfaat bagi kami untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh warga Tangsel,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Kamis, 5 Februari 2026.

Allin menambahkan, SKM yang dilakukan merupakan survei mandiri. Nantinya data yang diperoleh dari sampel masyarakat akan diolah sesuai metode yang telah ditentukan sehingga menghasilkan nilai indeks kepuasan.

“Kita melakukan survei mandiri. Nanti sesuai dengan sampel yang ada, hasilnya diolah dan hasilnya seperti itu. Ini sebenarnya indikator untuk melihat bagaimana pelayanan kita dalam satu tahun sebelumnya,” tambnya.

Menurutnya, indeks kepuasan masyarakat ini menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan ke depan, sekaligus menjadi tolok ukur peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

“Ini menjadi bahan perbaikan kita ke depan untuk memperbaiki diri. Kalau melihat hasilnya, nilai ini sudah bagus dan semuanya di atas 80,” jelasnya.

Meski demikian, Allin mengakui jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya terdapat penurunan nilai meskipun masih dalam kategori baik. Ia memastikan pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan agar kualitas layanan kesehatan semakin maksimal.

“Dibanding tahun lalu memang ada penurunan sedikit, tapi masih dalam kategori baik. Penilaian itu bukan berarti kalau sudah bagus lalu berhenti, tetapi kita harus terus meningkatkan pelayanan,” tutupnya. (*)

Reporter: Tri Budi

Pos terkait