TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kepala Bagian Tata Kelola Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang Ahmad Hapid mengatakan, logo dan lambang daerah sedang digodok untuk diubah. Latar pengubahan dikarena hari jadi Kabupaten Tangerang yang berganti dari 27 Desember ke 13 Oktober.
“Jadi lambang daerah akan mengalami perubahan karena kan hari jadi berganti dari 27 Sesember jadi 13 Oktober. Simbol batu bata, padi dan kapas yang ada juga harus diubah,” jelasnya, Senin 26 Januari 2026.
Perlu diketahui, informasi yang dikumpulkan bantenekspres.co.id, ini arti lambang daerah Kabupaten Tangerang. Yakni sebagai berikut:
Bagian atas:
1. Terdiri dari susunan bata merah dengan lima buah puncak Bagian tengah: Dengan warna dasar hijau, terdiri dari empat batang bambu berbentuk persegi panjang berjumlah empat puluh tiga ruas dengan warna kuning emas.
Di dalam persegi panjang tersebut terdapat gambar sebuah topi bambu berwarna kuning emas, seuntai buah padi dengan jumlah butir dua puluh tujuh juga berwarna kuning emas dan seuntai bunga kapas berjumlah dua belas dengan warna putih dan tangkai warna hijau
Bagian bawah:
Terdiri dari tiga buah garis berombak dan empat buah garis biru berombak
2. Motto
Satya Karya Kerta Raharja warna putih ditulis pada pita warna coklat, kedua ujungnya dilipat terletak di bawah perisai.
Arti Lambang Daerah
1. Arti Warna dan lambang daerah:
a. Warna merah mempunyai arti semangat dan keberanian,
b. Warna hijau mempunyai arti kemakmuran dan kesuburan,
c. Warna kuning emas mempunyai arti keadilan, wibawa dan keagungan,
d. Warna putih mempunyai arti kesucian dan kebersihan,
e. Warna biru mempunyai arti kesetiaan dan kebijaksanaan,
f. Warna coklat mempunyai arti kedewasaan,
g. Warna hitam mempunyai arti keteguhan dan ketabahan.
2. Arti gambar dan lambang daerah:
a. Bagian atas:
Puncak perisai lima buah berlambang Pancasila yang menjadi dasar negara Republik Indonesia.
Susunan bata merupakan lambang benteng pertahanan yang mengingatkan kita kepada kepahlawanan rakyat Kabupaten Tangerang,
Jumlah bata melambangkan tanggal, bulan dan tahun proklamasi kemerdekaan negara Republik Indonesia yaitu tanggal tujuh belas, bulan delapan, tahun empat puluh lima.
b. Bagian tengah:
1. Jumlah butir padi, bunga kapas dan ruas bambu melambangkan tanggal, bulan dan tahun jadi Pemerintah Kabupaten Tangerang, yaitu:
a. Dua puluh tujuh butir padi melambangkan tanggal dua puluh tujuh,
b. Dua belas bunga kapas melambangkan bulan dua belas,
c. Empat puluh tiga ruas bambu melambangkan tahun empat puluh tiga.
Hari jadi Kabupaten Tangerang adalah tanggal dua puluh tujuh Bulan Desember tahun seribu sembilan ratus empat puluh tiga atau 27-12-1943.
2. Topi bambu melambangkan hasil kerajinan dan industri Kabupaten Tangerang.
c. Bagian bawah:
1. Garis putih berombak melambangkan bahwa Kabupaten Tangerang dilintasi oleh sungai-sungai besar,
2. Garis biru berombak melambangkan laut di mana Kabupaten Tangerang merupakan daerah pantai.
Slogan
“Satya Karya Kerta Raharja”
Dengan dasar kesetiaan kepada Pancasila dan ketaatan kepada pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia disertiai doa dan kerja keras, kita wujudkan masyarakat adil makmur fisik material mental spiritual berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
“Memang belum final untuk pengubahan logo dan lambang daerah. Itu karena butuh naskah akademik. Kita dalam waktu dekat akan forum grup discussion (FGD) soal logo dan lambang daerah melibatkan budayawan dan akademisi. Apa nanti diubah keseluruhan atau sebagian itu nanti di naskah akademik,” jelas Hapid.(*)









