SUMATERA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Tim relawan asal Kota Tangerang terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana tanah longsor dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh.
Kali ini, relawan Kota Tangerang bersama warga Kampung Ngalau Gadang, Nagari Limau Gadang, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, melakukan perbaikan fasilitas ibadah. Masjid At-Taqwa Ngalau Gadang diketahui mengalami kerusakan parah setelah diterjang banjir bandang.
Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian relawan Kota Tangerang terhadap masyarakat terdampak bencana alam di Sumatera Barat. Proses pemulihan dilakukan secara gotong royong bersama warga setempat serta melibatkan unsur TNI dan Polri untuk merevitalisasi bangunan masjid.
Salah satu relawan Kota Tangerang, Dennis, mengatakan tim recovery saat ini memfokuskan kegiatan pada perbaikan tempat ibadah yang menjadi pusat aktivitas spiritual masyarakat.
“Fokus kami saat ini adalah pemulihan fasilitas ibadah, salah satunya Masjid At-Taqwa Ngalau Gadang. Bersama warga sekitar, serta dibantu TNI dan Polri, kami melakukan pembersihan material kayu dan lumpur sisa banjir di dalam dan sekitar masjid,” ujar Dennis dalam keterangannya, Minggu (25/1/2026).
Selain pembersihan, lanjut Dennis, relawan juga melakukan perbaikan fisik bangunan masjid, mulai dari perbaikan atap, pengecatan ulang, pembersihan sarana sanitasi dan tempat wudu, hingga penyediaan air bersih darurat yang dialirkan dari sumber mata air terdekat.
Ia mengungkapkan, seluruh dana perbaikan masjid tersebut berasal dari sumbangan warga Kota Tangerang yang dihimpun melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang.
“Dana perbaikan ini merupakan sumbangan masyarakat Kota Tangerang yang kami himpun melalui Baznas Kota Tangerang,” ungkapnya.
Menurut Dennis, kehadiran relawan Kota Tangerang di tengah masyarakat Ngalau Gadang tidak hanya sebatas memberikan bantuan materi, tetapi juga sebagai bentuk dedikasi dan empati kepada para korban bencana.
“Semangat kami adalah melayani dengan hati. Kami berkomitmen hadir membantu proses pemulihan fasilitas publik, khususnya rumah ibadah, agar masyarakat dapat kembali beribadah dengan nyaman dan layak,” tuturnya.
Ia menambahkan, masjid memiliki peran yang sangat krusial bagi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat setempat. Oleh karena itu, perbaikan Masjid At-Taqwa menjadi prioritas atas permintaan warga.
“Kami mendengarkan permohonan warga yang meminta agar masjid At-Taqwa diprioritaskan untuk diperbaiki. Alhamdulillah, dengan gotong royong bersama warga, hal itu bisa kami wujudkan. Pemulihan masjid ini sangat berarti bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Dennis juga menegaskan, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci percepatan pemulihan fungsi masjid pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera Barat beberapa waktu lalu. (*)











