Pembelajaran Lebih Mudah dan Efektif Dengan Papan Digital Interaktif

Siswa SDN Slapajang I, Kecamatan Cisoka, saat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan papan interaktif digital. Randy/Bantenekspres.co.id

CISOKA,BANTENEKSPRES.CO.ID — SDN Slapajang I, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan papan interaktif digital di ruang kelas. Penggunaan teknologi tersebut dinilai mampu membuat proses belajar mengajar menjadi lebih mudah, efektif, dan menyenangkan bagi siswa.

Dengan penerapan papan interaktif digital tersebut, SDN Slapajang I menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan bagi para siswa.

Bacaan Lainnya

Kepala SDN Slapajang I Dedeh Erawati mengatakan, bahwa pemanfaatan papan interaktif digital merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan siswa saat ini.

“Papan interaktif digital ini sangat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Materi bisa ditampilkan lebih jelas, menarik, dan variatif, sehingga siswa lebih mudah memahami pelajaran,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id saat ditemui di sekolah, Selasa 13 Januari 2026.

Menurut Dedeh, dengan adanya papan interaktif digital, suasana kelas menjadi lebih hidup. Siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran melalui tampilan visual, animasi, serta berbagai media pembelajaran digital lainnya.

“Kami melihat perubahan yang cukup signifikan. Anak-anak menjadi lebih aktif bertanya, berani menyampaikan pendapat, dan lebih fokus saat pembelajaran berlangsung. Ini tentu menjadi dampak positif dari penggunaan papan interaktif digital,” katanya.

Ia menjelaskan, papan interaktif digital memungkinkan guru menampilkan gambar, video, dan materi pembelajaran secara langsung. Bahkan, siswa juga dapat berinteraksi langsung dengan papan tersebut, seperti menulis, menggambar, atau menjawab soal yang ditampilkan.

“Anak-anak sangat antusias. Mereka merasa seperti belajar sambil bermain, sehingga tidak mudah bosan. Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan bermakna,” paparnya.

Lebih lanjut, Dedeh menuturkan, bahwa penggunaan papan interaktif digital juga mempermudah guru dalam mengelola waktu pembelajaran. Materi dapat disiapkan lebih rapi dan terstruktur, sehingga penyampaian pelajaran menjadi lebih efektif.

“Guru tidak perlu lagi menulis terlalu banyak di papan tulis konvensional. Waktu yang ada bisa dimanfaatkan untuk berdiskusi dengan siswa dan memperdalam materi pembelajaran,” ungkapnya.

Dedeh berharap, pemanfaatan papan interaktif digital ini dapat terus dikembangkan dan digunakan secara optimal di seluruh kelas. Ia juga berharap adanya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak agar sarana dan prasarana pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dapat terus ditingkatkan.

“Kami berharap ke depan fasilitas pembelajaran digital ini bisa semakin lengkap, sehingga kualitas pendidikan di SDN Slapajang I semakin meningkat dan mampu mencetak generasi yang siap menghadapi perkembangan zaman,” tutupnya. (*)

Pos terkait