Siswa SMPN 1 Cisoka Terima TTD dari Puskesmas Cisoka

Siswa SMPN 1 Cisoka Terima TTD dari Puskesmas Cisoka
Petugas Puskesmas Cisoka saat memberikan Tablet Tambah Darah (TTD) kepada siswa dalam rangka mencegah anemia. Foto: Randy/Bantenekspres.co.id

CISOKA,BANTENEKSPRES.CO.ID — Upaya menjaga kesehatan dan mencegah anemia pada kalangan pelajar terus dilakukan. Siswa SMPN 1 Cisoka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, menerima Tablet Tambah Darah (TTD) yang diberikan oleh Puskesmas Cisoka dalam kegiatan edukasi kesehatan yang berlangsung di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut diawali dengan senam bersama, dilanjutkan makan bersama, sebelum akhirnya para siswa meminum Tablet Tambah Darah yang telah disiapkan oleh petugas kesehatan.

Seluruh siswa mengikuti senam bersama dengan penuh antusias sebagai bentuk pembiasaan hidup sehat dan aktif. Kegiatan senam tersebut, menjadi pembuka sebelum para siswa mendapatkan asupan gizi melalui makan bersama yang telah disiapkan.

Bacaan Lainnya

Kepala SMPN 1 Cisoka Setyoko Herlambang mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi positif antara pihak sekolah dan Puskesmas Cisoka dalam menjaga kesehatan peserta didik. Menurutnya, kesehatan siswa menjadi faktor penting dalam menunjang proses belajar mengajar di sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Puskesmas Cisoka yang telah hadir dan memberikan perhatian besar terhadap kesehatan siswa kami. Kegiatan pemberian Tablet Tambah Darah ini sangat bermanfaat, khususnya untuk mencegah anemia di kalangan remaja,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Sabtu 10 Januari 2026.

Ia menjelaskan, sebelum meminum Tablet Tambah Darah, siswa sengaja diajak untuk melakukan senam dan makan bersama agar tubuh dalam kondisi siap menerima asupan zat besi.

“Kami ingin siswa memahami bahwa minum TTD harus didukung dengan pola hidup sehat, dimulai dari aktivitas fisik seperti senam dan dilanjutkan dengan asupan makanan yang cukup,” jelasnya.

Lebih lanjut, Setyoko menegaskan, bahwa anemia dapat berdampak pada konsentrasi belajar siswa jika tidak dicegah sejak dini. Oleh karena itu, pihak sekolah sangat mendukung program kesehatan yang menyasar pelajar usia remaja.

“Jika siswa sehat, tentu proses pembelajaran akan berjalan optimal. Anak-anak bisa lebih fokus, lebih semangat, dan prestasi pun dapat meningkat. Maka kegiatan seperti ini sangat penting dan perlu dilakukan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Dirinya berharap, melalui kegiatan tersebut siswa tidak hanya menerima Tablet Tambah Darah, tetapi juga mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.

“Kami ingin membentuk kebiasaan baik pada anak-anak, bahwa menjaga kesehatan adalah tanggung jawab bersama dan harus dimulai dari diri sendiri,” tutupnya. (*)

Pos terkait