SMPN 1 Sepatan Imbau Siswa Rayakan Pergantian Tahun Secara Sederhana dan Hindari Kegiatan Negatif

SMPN 1 Sepatan, meminta kepada siswa untuk merayakan pergantian tahun dengan kegiatan positif. Randy/Bantenekspres.co.id

SEPATAN,BANTENEKSPRES.CO.ID — Menjelang pergantian tahun, SMP Negeri 1 Sepatan mengimbau seluruh peserta didik agar tidak merayakan malam tahun baru secara berlebihan serta menjauhi berbagai bentuk kegiatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Imbauan tersebut, disampaikan sebagai bentuk kepedulian sekolah terhadap keselamatan, moral, dan pembentukan karakter siswa di luar lingkungan sekolah. Melalui imbauan tersebut, SMPN 1 Sepatan berharap seluruh siswa dapat menyambut tahun baru dengan penuh kesadaran, semangat positif, serta komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Bacaan Lainnya

Kepala SMPN 1 Sepatan Sugeng Atmoko mengatakan, bahwa momentum pergantian tahun seharusnya dimaknai secara positif dan sederhana, bukan dengan perayaan yang berpotensi menimbulkan dampak buruk. Ia mengingatkan siswa untuk tetap menjaga sikap, etika, dan nama baik diri sendiri, keluarga, serta sekolah.

“Pergantian tahun bukan alasan untuk melakukan euforia yang berlebihan. Kami mengimbau kepada seluruh siswa SMPN 1 Sepatan agar merayakan tahun baru secara sederhana, penuh rasa syukur, dan yang paling penting tidak terlibat dalam kegiatan negatif,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 30 Desember 2025.

Sugeng menambahkan, berbagai aktivitas yang kerap muncul saat malam tahun baru, seperti konvoi di jalan, pesta berlebihan, penggunaan petasan, hingga nongkrong larut malam tanpa pengawasan, berpotensi menimbulkan risiko keselamatan dan mengganggu ketertiban umum. Oleh karena itu, peran orang tua dan lingkungan sangat dibutuhkan untuk ikut mengawasi anak-anak.

“Kami mengingatkan siswa untuk tidak melakukan konvoi, tidak menyalakan petasan yang membahayakan, tidak terlibat tawuran, balap liar, apalagi mengonsumsi hal-hal yang dilarang. Semua itu sangat merugikan masa depan mereka,”paparnya.

Sugeng menekankan, bahwa siswa SMP masih berada pada usia yang sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan. Oleh sebab itu, pengendalian diri dan kedisiplinan harus terus ditanamkan, tidak hanya saat berada di sekolah, tetapi juga di luar jam belajar.

“Kami selalu menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa, termasuk disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan mengendalikan diri. Perayaan tahun baru menjadi salah satu momen penting untuk menguji sejauh mana karakter itu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,”ungkapnya.

Ia berharap para siswa dapat mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang bermanfaat, seperti berkumpul bersama keluarga, berdoa, melakukan refleksi diri, serta menyusun target dan harapan positif untuk tahun yang akan datang.

“Lebih baik malam tahun baru dimanfaatkan untuk introspeksi diri, bersyukur atas pencapaian yang sudah diraih, dan menyusun rencana yang lebih baik di tahun mendatang. Itu jauh lebih bermakna dibandingkan hura-hura yang tidak ada manfaatnya,”tutupnya. (*)

Reporter : Randy Yastiawan

Pos terkait