SEPATANTIMUR,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kapolsek Sepatan AKP Fahyani Mining memberikan imbauan tegas kepada para penggemar musik dangdut agar tetap menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
Dalam sebuah acara hiburan yang dipadati penonton di Kampung Sebrang Apur, RT 07 RW 03, Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten, ia meminta agar tidak ada warga yang naik ke atas panggung untuk berjoget atau melakukan aksi ‘nyawer’.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. AKP Fahyani menekankan pentingnya rasa empati dan solidaritas terhadap saudara-saudara di wilayah lain, khususnya di Sumatra yang sedang tertimpa musibah bencana alam.
”Saudara-saudara kita masih kena musibah. Hargai, tidak ada nanti yang naik ke sini (panggung). Kita nikmati di bawah,” tegas AKP Fahyani saat memberikan imbauan di atas panggung di hadapan ratusan penonton dilihat dari video yang beredar sejak Minggu, 28 Desember 2025.
AKP Fahyani menambahkan, euforia yang berlebihan di atas panggung dikhawatirkan dapat memicu kecemburuan sosial. “Kalau seperti ini kita tidak menghargai. Kita empati. Saya minta tolong jangan ada yang naik ke sini demi menjaga ketertiban dan keamanan bersama,” lanjutnya.
Senada dengan Kapolsek, pembawa acara (MC) juga turut mempertegas imbauan tersebut. Ia mengajak seluruh penonton untuk menghormati arahan pihak kepolisian dan tetap bersenang-senang dengan cara yang santun di area bawah panggung.
”Ini demi ketertiban dan keamanan kita semua, sekaligus menghormati saudara-saudara kita di Sumatera dan Banten yang tertimpa musibah,” ujar sang MC.
Acara hiburan tersebut pun berlanjut dengan tertib setelah para penonton menyepakati imbauan dari Kapolsek Sepatan. Hal ini menunjukkan bahwa hiburan rakyat tetap bisa berjalan meriah tanpa harus melupakan rasa kemanusiaan terhadap sesama. (*)
Reporter: Zakky Adnan










