PERIUK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi mengunjungi seorang veteran wanita, Sutasti, warga Griya Sangiang mas, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Kamis, 18 Desember 2025.
Kunjungannya tersebut Arifatul didampingi Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono dalam rangka menyambut peringatan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember.
“Hari ini kami mengunjungi ibu Sutasti seorang veteran Indonesia, kegiatan ini dalam rangka peringatan hari ibu ke-97, sebelumnya tadi pagi kami ke makam pahlawan melakukan ziarah,” kata Arifatul kepada wartawan.
Dia menyampaikan, rangkaian kegiatan ini ini dilakukan setiap tahunnya guna mengenang jasa para pahlawan dan veteran dalam memperebutkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kami lakukan ini secara rutin setiap tahunnya untuk mengingat jasa para pahlawan ketika merebut dan mempertahankan kemerdekaan,” ujarnya.
Kunjungannya ke kediaman Sutasti, Arifatul mendapatkan pesan dari Sutasti untuk melanjutkan perjuangannya. Terlebih, menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
“Tadi ada pesan yang sangat menyentuh dari ibu Sutasti, tolong lanjutkan perjuangan kami, utamakan jaga persatuan bangsa. Kita bisa besar ketika kita bersatu,” ungkap Arifatul.
“Pesan tersebut sangat menyentuh bagi kami. Karena menurut beliau ketika di jaman penjajahan saat itu Bung Tomo yang rajin menggelorakan semangat persatuan sehingga seluruh pemuda dan pemudi di seluruh Indonesia bersatu untuk merebut kemerdekaan Republik ini,” jelasnya.
Menurut dia, anjangsana tersebut bagian dari upaya memperkuat jati diri bangsa dalam memperjuangkan dan mempertahankan negara ini yang berdaulat.
“Kita meneruskannya dengan kegiatan-kegiatan dan perbuatan yang lebih baik lagi untuk bangsa dan negara tercinta ini,” katanya.
Dia menambahkan, momentum peringatan Hari Ibu ini, dalam rangkaian kegiatannya, pihaknya juga mengunjungi para veteran khususnya wanita di wilayah Jabodetabek.
“Perhatian ini tidak seberapa dibandingkan dengan perjuangan beliau. Paling tidak ada penghargaan. Kita gak mungkin begini kalau tidak ada perjuangan para pahlawan terdahulu, para veteran. Para pahlawan lah yang mempertahankan Indonesia terlepas dari penjajahan,” pungkasnya.(*)
Reporter : Abdul Aziz









