PASARKEMIS,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan diri, SDN Pasar Kemis III menyelenggarakan kegiatan penyuluhan mencuci tangan yang baik dan benar. Kegiatan tersebut, diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 dan berlangsung di aula sekolah dengan suasana yang edukatif sekaligus menyenangkan.
Penyuluhan dipandu oleh petugas Puskesmas Pasar Kemis, yang menjelaskan enam langkah mencuci tangan sesuai standar WHO. Para siswa dikenalkan pada waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah bermain, setelah menggunakan toilet, serta setelah batuk atau bersin.
Kepala SDN Pasar Kemis III Aan Tartika mengatakan, bahwa kegiatan tersebut sangat penting untuk membentuk kebiasaan hidup bersih sejak dini. Karena, dengan mencuci tangan bisa menjaga kesehatan tubuh dan terhindar dari penyakit.
“Kami berharap melalui penyuluhan ini, siswa dapat menerapkan kebiasaan mencuci tangan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat mencegah berbagai penyakit,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, usai memberikan sambutan pada acara penyuluhan tersebut, Selasa 9 Desember 2025.
Aan menambahkan, tidak hanya teori, kegiatan penyuluhan juga dilengkapi praktek mencuci tangan secara langsung. Pihak sekolah telah menyiapkan tempat cuci tangan portabel sehingga siswa dapat mempraktikkan teknik yang baru mereka pelajari.
“Cuci tangan itu adalah tameng pertama kita dari kuman dan virus. Jika dilakukan dengan benar, banyak penyakit bisa dicegah,”paparnya.
Ia menuturkan, bahwa sekolah akan memasang poster panduan mencuci tangan di setiap sudut kelas dan dekat wastafel untuk mengingatkan siswa agar menerapkan kebiasaan tersebut setiap hari.
“Kesehatan anak adalah prioritas utama kami. Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk kebiasaan baik yang akan melekat pada diri siswa sampai mereka dewasa. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan siswa SDN Melati 2 semakin sadar akan pentingnya kebersihan diri dan mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,”tutupnya. (*)
Reporter: Randy Yastiawan











