Pembangunan Drainase Pasar Kemis-Rajeg Tersendat Tiang Internet

Proyek lanjutan pembangunan drainase di Jalan Pasar Kemis-Rajeg, Sukatani, Rajeg, Kabupaten Tangerang, tepatnya dekat PT Bosung Indonesia menghadapi kendala serius, Kamis, 4 Desember 2025. Foto: Zakky Adnan/bantenekspres.co.id

RAJEG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Proyek lanjutan pembangunan drainase di Jalan Pasar Kemis-Rajeg, Sukatani, Rajeg, Kabupaten Tangerang, tepatnya dekat PT Bosung Indonesia menghadapi kendala serius.

Pemasangan u-ditch (saluran beton pracetak) untuk drainase di empat titik tidak dapat dilakukan karena terhalang dengan tiang-tiang jaringan internet.

Bacaan Lainnya

​Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek drainase tersebut dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang Tofik Hidayat, S.T., membenarkan adanya hambatan ini.

“Kami sudah koordinasi dengan pemilik jaringan internet terkait solusi pemindahan tiang. Proyek drainase ini penting untuk mengatasi persoalan banjir di ruas jalan tersebut,” ungakpnya, Kamis, 4 Desember 2025.

Di lokasi pembangunan, tampak sejumlah u-ditch yang seharusnya sudah terpasang masih menumpuk. Para pekerja tidak bisa melanjutkan pemasangan karena keberadaan tiang-tiang milik penyedia layanan internet.

​Seorang pekerja proyek yang berada di lokasi, Aprudin menyampaikan keluhannya. “Kalau bisa dicabut ini (tiang-tiang wifi),” ujarnya, menggarisbawahi perlunya pemindahan tiang agar pekerjaan drainase bisa dilanjutkan sesuai rencana.

Sebelumnya proyek pembangunan drainase yang vital untuk penanganan banjir di alamat tersebut terhenti total sejak Senin, 17 November 2025.

Kamisnya, proyek ini beroperasi kembali, dan disambut lega warga. Kondisi drainase yang buruk di depan PT Bosung Indonesia kerap memicu genangan air tinggi saat hujan deras.

Untuk informasi, pembangunan lanjutan ini menelan nilai kontrak sebesar Rp397.849.000. Seluruh pembiayaan proyek bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025. (*)

Pos terkait