SUKAMULYA,BANTENEKSPRES.CO.ID – SMPN 1 Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, telah mendapatkan bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto berupa smart tv untuk pembelajaran siswa yang menggunakan smart tv. Karena untuk pembelajaran, SMPN 1 Sukamulya menggunakan smart tv tersebut pada saat pembelajaran siswa saja dan tidak digunakan di luar jam pelajaran siswa.
Dengan adanya smart tv dari Presiden RI Prabowo Subianto, pembelajaran digital lebih mudah dan lebih di pahami oleh siswa. Sehingga, adanya smart tv jadi tidak sia-sia dan hanya digunakan untuk kegiatan belajar saja. Guru juga di larang untuk menggunakan smart tv untuk kegiatan lain, karena memang fungsi smart tv di sekolah atau di berikan hanya untuk pembelajaran siswa.
Kepala SMPN 1 Sukamulya Agus Sulistiyono mengatakan, bahwa adanya smart tv di sekolah ssngat membantu dalam pembelajaran digital, selain itu adanya smart tv siswa jadi bisa lebih paham dengan pembelajaran digital untuk mengasah kemampuan dan kreativitas siswa dalam belajar.
“Kami berterimakasih kepada bapak Presiden yang telah memberikan bantuan berupa smart tv, sehingga bisa kami gunakan untuk kegiatan belajar mengajar dengan pelajaran digital. Dan adanya smart tv ini, akan kami gunakan dengan baik dan digunakan hanya untuk pembelajaran dan bukan untuk yang lainnya,”ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Minggu 9 November 2025.
Agus menambahkan, bahwa pihaknya akan terus menggunakan smart tv untuk keperluan belajar mengajar, bahkan nantinya metode pembelajaran digital bisa lebih mudah dan modul yang digunakan sangat mudah di pahami oleh siswa. Karena, pada saat datang pihaknya langsung uji coba kepada siswa.
“Kami telah lakukan uji coba kepada siswa, sehingga mudah di pahami oleh siswa. Jadi, tidak ada Kendala dalam menggunakan smart tv untuk pembelajaran digital. Apalagi, siswa sangat antusias saat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan smart tv,”paparanya.
Ia menjelaskan, pihaknya juga akan siap ketika pemerintah memberikan instruksi metode pembelajaran digital, karena sarana dan prasarana sudah siap dan bisa menggunakan pembelajaran digital. Artinya, untuk pembelajaran siswa yang lebih maju sudah siap dan bisa digunakan sesuai dengan instruksi pemerintah pusat atau pemerintah daerah.
“Kami sudah siap jika menerima instruksi metode pembelajaran digital, karena semua sudah lengkap sarana dan prasarananya. Sehingga, siswa bisa mengikuti pembelajaran yang lebih berkembang. Selain itu, guru juga sudah terus mengikuti berbagai macam pelatihan untuk bisa terus mengembangkan pembelajaran demi pendidikan yang lebih baik,”tutupnya. (*)











