Pemkab Tangerang Pastikan Keuangan Daerah dalam Kondisi Likuid

Pemkab Tangerang Pastikan Keuangan Daerah dalam Kondisi Likuid
Pemkab Tangerang melakukan perbaikan infrastruktur yang didanai oleh APBD. Foto Humas Pemkab Tangerang for bantenekspres.co.id

TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang Muhammad Hidayat, pengelolaan kas dilakukan secara optimal untuk mendukung pelaksanaan kegiatan hingga akhir tahun anggaran 2025.

“Saldo kas daerah yang ada saat ini merupakan hasil pemasukan dari pendapatan yang digunakan untuk membiayai kegiatan pemerintah hingga Desember nanti,” jelasnya, Sabtu 1 November 2025.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, saat ini masih terdapat sekitar Rp900 miliar di rekening kas daerah. Menurutnya, jumlah tersebut tergolong wajar mengingat masih ada sisa waktu sekitar dua bulan setengah hingga akhir tahun untuk menyelesaikan pembayaran berbagai kegiatan.

“Kalau diukur dari nilai APBD, dana Rp900 miliar ini wajar. Itu digunakan untuk membayar kegiatan sampai akhir tahun. Artinya, keuangan daerah kita dalam kondisi likuid dan tidak ada potensi gagal bayar,” kataya.

Hidayat juga menjelaskan bahwa dana daerah disimpan dalam rekening kas umum daerah (RKUD) dan sebagian dalam bentuk deposito on call yang bersifat jangka sangat pendek untuk menjaga efisiensi pengelolaan kas tanpa mengganggu likuiditas.

“Dana di RKUD sekitar Rp160 miliar, sedangkan deposito on call sekitar Rp800 miliar. Jadi prinsipnya bukan menaruh uang untuk keuntungan semata, tapi agar ada manfaat lebih sambil memastikan likuiditas tetap terjaga,” jelasnya.(*)

Pos terkait