Revitalisasi Kawasan Royal Dimulai, Usung Konsep Heritage dan Pusat UMKM

Proses revitalisasi kawasan royal, Kota Serang, Selasa 21 Oktober 2025.

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai melakukan langkah konkret dalam menata ulang kawasan Royal menjadi pusat aktivitas ekonomi, hiburan, dan UMKM dengan konsep heritage. Penataan ini diharapkan dapat menghadirkan wajah baru Kota Serang yang lebih tertib, estetik, dan menjadi magnet bagi masyarakat maupun wisatawan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan, revitalisasi kawasan Royal merupakan bagian dari program lintas dinas yang juga melibatkan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora).

Bacaan Lainnya

“Untuk tahun depan, beberapa kegiatan sudah kami siapkan bersama dinas lain. Kami ingin kawasan Royal menjadi ruang publik yang hidup, tidak hanya untuk berjualan tapi juga sebagai tempat rekreasi dan promosi produk UMKM,” ujar Wahyu, Selasa 21 Oktober 2025.

Selain itu, pemerintah juga mendorong para pemilik ruko di kawasan tersebut untuk memperbarui tampilan bangunannya. Fasad toko akan ditata agar lebih seragam dengan gaya klasik yang menonjolkan kesan heritage.

“Kami mengusung konsep heritage. Jadi seluruh area di sepanjang Royal akan bernuansa klasik dan seragam. Harapannya, suasana baru ini bisa jadi daya tarik bagi pengunjung dan memberi kesan khas bagi Kota Serang,” jelas Wahyu.

Untuk mendukung penataan tersebut, Pemkot Serang juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga. Menurut Wahyu, sejumlah perusahaan sudah diajak berkomunikasi guna membantu pembiayaan pembangunan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami sedang berkoordinasi dengan beberapa pihak ketiga. Mudah-mudahan nanti bisa ada dukungan dari program CSR atau bentuk kerja sama lain dalam pembangunan kawasan ini,” katanya.

Wahyu menargetkan, penataan kawasan Royal dapat terealisasi antara Januari 2026 mendatang. Berbagai kegiatan pendukung seperti pawai budaya, festival UMKM, hingga hiburan musik juga akan disiapkan untuk memeriahkan peluncuran kawasan tersebut.

“Kami ingin suasananya ramai dan meriah. Kalau memungkinkan, kami akan menghadirkan artis nasional, sekaligus memberi ruang bagi seniman dan musisi lokal,” tambahnya.

Meski akan dibuat lebih hidup dan terbuka, pemerintah tetap menegaskan bahwa seluruh aktivitas di kawasan Royal harus berjalan dalam koridor positif.

“Kami pastikan tidak akan ada peredaran minuman keras di sana. Konsepnya tempat nongkrong sehat dan ramah keluarga,” tegas Wahyu.

Selain fokus di kawasan Royal, Pemkot Serang juga akan menata ulang Pasar Lama menjadi pusat kuliner kekinian. Rencananya, area tersebut akan dihidupkan dengan konsep jajanan modern dan akan diluncurkan bersamaan dengan kegiatan besar promosi produk UMKM.

“Pasar Lama juga akan kami jadikan pusat kuliner. Nanti saat launching, kami akan menghadirkan event besar dengan melibatkan artis nasional dan lokal untuk menarik lebih banyak pengunjung,” pungkas Wahyu. (*)

Pos terkait