Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Temui Pendemo, Anggap Mahasiswa Seperti Anaknya Sendiri

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menanggapi aspirasi yang disampaikan aliansi mahasiswa, di depan pintu masuk gedung DPRD Kabupaten Serang, Rabu 8 Oktober 2025. Foto : Agunggumelar/Bantenekspres.co.id

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menemui puluhan pendemo, yang menyampaikan aspirasi pada momentum Hari Jadi Kabupaten Serang ke 499, di depan pintu masuk gedung DPRD Kabupaten Serang, Rabu 8 Oktober 2025.

Zakiyah mendengarkan, berbagai macam aspirasi yang disampaikan aliansi mahasiswa sekaligus menanggapinya, dengan menyampaikan berbagai macam program dan terobosan yang akan dilakukannya.

Bacaan Lainnya

Diketahui, aliansi mahasiswa yang tergabung dari organisasi HMI, BEM UNIBA, dan BEM UPI, menggelar aksi demonstrasi dan berhasil menjebol gerbang utama Pendopo Bupati Serang.

Mereka membakar ban di halaman Pendopo Bupati Serang, dan langsung menuju depan pintu masuk gedung DPRD Kabupaten Serang.

Sekitar pukul 11.40 WIB, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menemui para masa aksi yang sedang menyampaikan aspirasinya.

Zakiyah didampingi, Mendes PDT Yandri Susanto, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Serang lainnya.

Dalam penyampaiannya, Zakiyah mengaku, para mahasiswa sudah seperti anaknya sendiri, yang artinya menerima aspirasi serta masukan yang disampaikan.

“Saya melihat adik-adik mahasiswa ini, seperti anak saya sendiri, artinya saya menerima segala aspirasi yang disampaikan para mahasiswa,” katanya.

Zakiyah Tak Anti Demo

Ia tidak melarang aksi demonstrasi, namun tetap harus mengedepankan kondusifitas, keamanan, serta kenyamanan sekitar. Zakiyat mengatakan, ia juga pernah menjadi mahasiswa dan pernah juga ikut melakukan aksi demonstrasi terhadap pemerintahan.

“Saya pernah menjadi mahasiswa seperti kalian, saya pernah demo seperti kalian. Tapi, tetap harus menjaga situasi kenyamanan aspirasi, demo tidak dilarang namun harus menjaga situasi dan kondisi keamanan dan kenyamanan,” ujarnya.

Zakiyah mengatakan, telah dipilih dan percaya oleh sebagian masyarakat Kabupaten Serang. Ia baru menjabat sebagai Bupati Serang sekitar 135 hari.

Sehingga, semua persoalan dan permasalahan yang ada di Kabupaten Serang harus dipelajari dan dipahami tersebut, serta tentunya semua aspirasi yang disampaikan aliansi mahasiswa ini akan menjadi bahan kajian untuk didiskusikan kembali.

“Saya baru menjabat bupati 135 hari, semua yang menjadi aspirasi mahasiswa akan menjadi bahan kajian kami. Tujuannya, untuk menciptakan kebijakan yang pro terhadap masyarakat Kabupaten Serang,” ucapnya. (*)

 

Pos terkait