Keluarga Korban Tabrak Lari di Jambe Minta Polisi Ungkap Niat Kabur Sopir

Kondisi truk tabrak lari di Jalan Kutruk - Tigaraksa, Kecamatan Jambe, saat diamankan Satlantas Polresta Tangerang nampaknya kaca depan truk sudah polos tanpa hiasan stiker merah. foto: asep/bantenekspres.co.id

TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Keluarga korban tabrak lari, AS (56), meminta polisi mengusut niat kabur sopir. Adik ipar korban, Saeful mengaku, ada kejanggalan soal kondisi mobil saat kejadian dan ketika ditahan polisi.

“Di rekaman CCTV yang keluarga dapat, truk di bagian kaca depan ada stiker berwarna merah. Tapi saat mobil sudah tiba di Polresta Tangerang, stiker kaca itu sudah tidak ada. Kami menduga ada niat jahat tersangka menghilangkan barang bukti,” jelasnya, Minggu, 5 Oktober 2025.

Bacaan Lainnya

Saeful mengatakan, pada rekaman CCTV nampak detik-detik sebelum kaka iparnya meninggal dunia. Di mana, sepeda motor Honda Beat nomor polisi A 6495 XEC yang dikendarai korban menyalip truk kemudian bersenggolan dengan sepeda motor dari arah berlawanan yang dikendarai pria berpakaian seragam olahraga. Hal ini menyebabkan korban AS, warga Perumahan Sudirman Tigaraksa terjatuh dan terlindas roda belakang truk hingga meninggal dunia di lokasi kejadian, Rabu, 1 Oktober 2025.

“Kami keluarga meminta polisi bisa menghadirkan pengendara sepeda motor dari arah berlawanan yang pada saat kejadian terlihat seperti bersenggolan dengan korban hingga terjatuh. Kita tidak menduga-duga, apalagi menuduh-nuduh, tapi kami minta pihak kepolisian juga bisa menghadirkan pengendara dari lawan arah yang terlihat jelas, begitu pengendara itu berada tepat di samping, detik itu juga korban terjatuh hingga meninggal dunia,” jelasnya.(*)

 

Pos terkait