Hingga September 149 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Terjadi di Lebak

Kepala DP3AP2KB Lebak Dedi Lukman Indepur saat diwawancara sejumlah awak media, Kamis 25 September 2025. Foto : A Fadilah/BantenEkspres.co.id  

RANGKASBITUNG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) setempat menggelar sosialisasi peningkatan kapasitas lembaga pemenuhan hak anak, bertempat di gedung PKK pemkab Lebak, Kamis 25 September 2025.

Dedi Lukman Indepur, kepala DP3AP2KB Lebak dalam sambutannya mengatakan, kasus kekerasan anak dan perempuan anak yang terjadi di sejumlah wilayah di Lebak saat ini sudah sangat memprihatinkan. Pasalnya, DP3AP2KB Lebak mencatat hingga September dilaporkan ada sekitar 146 kasus kekerasan dengan rincian 113 kasus kekerasan terhadap anak dan 36 kasus kekerasan terhadap peremmpuan.

Bacaan Lainnya

“Selain prihatin, kita juga apresiasi terhadap masyarakar yang saat ini sudah berani melaporkan apa yang terjadi, sehingga data kasus kekerasan meningkat,” kata Dedi Lukman Indepur.

Mengacu pada kasus anak dan perempuan saat ini, kata Dedi, pihaknya mengajak semua lembaga non pemerintah dan berbagai elemen masyarakat untuk sama-sama melakukan pencegahan dini terhadap kekerasan anak dan perempuan.

“Acara ini juga sebagai ssosialisasi dan bentuk pencegahan kita bersama, sehingga bagaimana kedepan bisa bersama – sama dapat lakukan pencegahan,” ujarnya.

Terkait 113 kasus anak dan 30 perempuan, kata Dedi, saat ini penanganan sudah dilakukan dengan bekerjasama dengan berbagai lembaga.

“Bahkan, kita lakukan pendampingan hingga pengadilan, jika kasusnya sudah masuk ke APH,” ucapnya.(*)

Reporter : A Fadilah
Kepala DP3AP2KB Lebak Dedi Lukman Indepur saat diwawancara sejumlah awak media, Kamis 25 September 2025. Foto : A Fadilah/BantenEkspres.co.id

Pos terkait